Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Herry IP Siapkan Ganda Putra Menuju Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber 2021

Herry IP Siapkan Ganda Putra Menuju Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber 2021
Herry IP (Dok. PP PNSI)
Jum'at, 03 September 2021 16:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kejuaraan Bulutangkis Piala Sudirman akan dihelat di Vantaa, Finlandia, 26 September hingga 3 Oktober 2021 dan berlanjut Piala Thomas & Uber di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

Saat ini, pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi tengah fokus mempersiapkan anak asuhnya menuju dua ajang beregu paling bergengsi di kancah bulutangkis dunia. Menurutnya, persiapan ganda putra sudah masuk ke tahap peningkatan jelang turnamen.
"Paska Olimpiade itu, satu minggu kemudian kita sudah kembali latihan. Fokusnya ke pemulihan. Kalau sekarang sudah masuk minggu kedua dan ketiga, sudah masuk program-program peningkatan untuk persiapan Piala Sudirman dan Piala Thomas. Karena kedua turnamen itu kan berdekatan, hanya selang satu minggu," ungkap Herry saat ditemui Tim Humas dan Media PP PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/9/2021) siang.

"Khususnya tim Olimpiade ya, Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra. Kalau yang lain kan sudah sejak sebelum Olimpiade rutinitas latihan sudah dijalankan, jauh lebih lama dan mereka sudah lebih siap," lanjutnya.

Pelatih berjuluk Coach Naga Api tersebut juga menyampaikan bahwa para pemainnya saat ini dalam kondisi prima kecuali sang andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang mengalami cedera otot ringan. Tapi Herry memastikan kondisi Kevin sudah berangsur membaik.

"Setelah Olimpiade itu memang Kevin ada masalah sedikit di bahu dan lututnya. Ada sedikit cedera di ototnya. Pemeriksaan sudah dilakukan dan hasilnya tidak terlalu riskan dan membahayakan," kata Herry.

"Tapi memang program latihannya jadi agak beda dari yang lain. Tidak bisa langsung tapi bertahap. Selain itu, Kevin juga harus rutin menjalani terapi. Untuk Marcus dan Ahsan/Hendra sampai hari ini semuanya masih berjalan normal," ujar Herry.

Ketidakberhasilan tim ganda putra merebut medali di Olimpiade Tokyo 2020 lalu, benar-benar dijadikan bahan evaluasi oleh Herry. Selain itu, ia juga membuka kesempatan bagi seluruh anak asuhnya untuk bersaing mendapatkan satu tempat di tim Piala Thomas Indonesia.

Saat ini, Herry memiliki tujuh pasangan ganda putra yang levelnya tidak terlalu jauh. Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

"Ganda putra ini kan setelah Olimpiade boleh dibilang agak sedikit di bawah karena kita tidak berhasil dan itu evaluasi yang baik buat saya pribadi sebagai pelatih dan juga buat pemain. Jadi ke depan, persiapannya khusus untuk Piala Thomas kita bisa lihat, negara-negara mana yang unggul," ucap Herry.

"Saya juga membuka kesempatan untuk semua tim ganda putra untuk bergabung di Piala Thomas. Kriteria penilaiannya kan di latihan, kesiapan fisik, dan mentalnya dan termasuk di simulasi nanti. Bisa kelihatan siapa yang sudah siap dan itu yang akan terpilih," tutur Herry.

Sementara itu, PBSI memastikan akan menggelar simulasi format beregu dalam waktu dekat. Tujuannya untuk melihat kesiapan kerangka tim dan juga sebagai penilaian untuk keputusan akhir sebelum menentukan skuad di Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber. ***

wwwwww