Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Paralimpiade Tokyo 2020

Bangga Pejuangan Atlet Paralimpiade, Menpora Amali Berharap Bisa Tambah Raihan Emas

Bangga Pejuangan Atlet Paralimpiade, Menpora Amali Berharap Bisa Tambah Raihan Emas
Menpora Amali saat menyambut kontingen Paralimpiade Indonesia. (Dok. Kemenpora)
Sabtu, 04 September 2021 22:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menpora Zainudin Amali mengaku bangga dengan perjuangan keempat atlet yang telah berjuang di Paralimpiade 2020. Apalagi, pasangan Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah meraih medali emas pertama dari cabang para bulutangkis bagi Kontingen Indonesia, Sabtu (4/9/2021). Medali emas ini melengkapi dua perak, dan tiga perunggu yang diraih sebelumnya.

Pria asal Gorontalo tersebut berharap kontingen Merah Putih bisa menambah raihan medali emas Paralimpiade Tokyo pada hari Minggu, 5 September 2021.

"Kita masih berharap, karena ada yang masih bertanding besok. Yaitu para badminton ganda campuran dan tunggal putri," kata Menpora Amali menyambut kedatangan kloter kedua kontingen Paralimpiade Tokyo Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Sabtu (4/9/2021).

"Ada peluang (medali) karena sudah masuk final jadi setidaknya perak sudah di tangan. Mudah-mudahan besok hasilnya bagus sehingga kita bisa menambah medali emas lagi di dua nomor pertandingan itu," tambahnya. 

Pekan lalu, dua atlet Paralimpiade Indonesia Ni Nengah Widiasih dan Muhammad Fadli pulang ke Tanah Air setelah menuntaskan tugas di Paralimpiade Tokyo 2020. Hari ini, empat orang atlet yang telah menyelesaikan seluruh pertandingan mendarat dengan aman di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Yakni, David Jacobs, Komet Akbar, Bolo Triyanto, dan Hanik Puji Astuti.

Dalam sambutannya kali ini, Amali kembali mengingatkan kembali soal Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang akan segera dirilis. Politikus Golkar tersebut mengatakan atlet Paralimpiade akan mendapat fasilitas yang sama dengan atlet Olimpiade sesuai DBON.

"Bukan hanya pembinaan untuk Olimpiade, pembinaan Paralimpiade juga telah masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Desain Besar insya Allah akan diluncurkan oleh Presiden pada 9 September atau Hari Olahraga Nasional," katanya.

"Mudah-mudahan akan menjadi tempat untuk meningkatkan prestasi baik atlet Olimpiade mauupun Paralimpiade," tambahnya lagi. 

Amali mengatakan bahwa para atlet yang telah tiba di Indonesia akan masuk karantina kemudian kembali ke pelatnas di Surakarta. "Selamat kepada para atlet dan pelatih. Setelah ini, kita akan berjuang untuk Paralimpiade Paris 2024. Terima kasih," tutupnya. ***

wwwwww