Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

RANS PIK Basketball, Pendatang Baru Dengan Komitmen Serius

RANS PIK Basketball, Pendatang Baru Dengan Komitmen Serius
Jum'at, 17 September 2021 02:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - RANS PIK Basketball boleh saja disebut klub pendatang baru karena baru hadir di Indonesia Basketball League (IBL) 2020. Namun, RANS telah menunjukkan komitmen dan keseriusannya.

Mereka akan membangun Rans Prestige Sportaintment di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Pembangunannya diharapkan rampung pada bulan Mei 2022.

“Kami ingin berkontribusi dalam mengembangkan olahraga di Indonesia. Setelah eSport dan sepakbola, kami melihat potensi basket sangat besar. Kami ingin berkontrinbusi dalam pengembangan talenta muda, pro player, serta industrinya,” kata Jeremy Imanuel, Presiden Rans Basketball.

RANS tak ingin hanya sekadar berpartisipasi. Pada debut di IBL 2022, mereka mematok sasaran posisi enam besar. Tahun kedua, target ditingkatkan menjadi peringkat empat besar, target finalis dicanangkan pada musim ketiga keikutsertaan mereka di IBL. Pada tahun keempat mereka bertekad menjadi juara dan mempertahankan pada tahun berikutnya. Bahkan, pada tahun kelima mereka memilika cita-cita membentuk tim bolabasket professional wanita.

Pembinaan pebasket muda pun tak dilupakan. Akan dibentuk RANS Junior Academy di PIK dengan sasaran menjadi akademi basket terbesar di Asia Tenggara pada tahun keempat. “Kami juga akan memberi dukungan pada FIBA World Cup 2023 yang akan digelar di Jakarta. RANS juga menargetkan ada pemain kami yang akan terpilih dalam tim nasional Indonesia menghadapi FIBA World Cup 2023,” tuturnya.

"Industri bolabasket semakin matang, komitmen para stakeholder juga kuat. Kami akan bantu dengan platform digital milik RANS," sambungnya.

RANS juga akan menjalankan konsep sport entertaintment dalam menjalankan kegiatan dan membangun komunitas pendukung tim mereka. “Kami juga akan berusaha menjadikan RANS sebagai Top Basketball Team Franchise di Asia Tenggara,” tegasnya. ***

wwwwww