Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
10 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
10 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Nasional

Anggota DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Tokoh Agama

Anggota DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Tokoh Agama
Ilustrasi penembakan. (foto: internet)
Senin, 20 September 2021 18:44 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Bukhori Yusuf dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip di Jakarta, Senin (20/9/2021), menyatakan kecamannya atas insiden kekerasan yang menyasar dua tokoh agama baru-baru ini.

Peristiwa kekerasan terhadap kedua tokoh agama itu terjadi di dua tempat berbeda. Menurut data yang diterima Bukhori, satu peristiwa terjadi di Kota Tangerang, Banten dan satu peristiwa lainnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Serangan ini patut dikutuk. Polisi harus mengusut tuntas kasus ini dengan segera menangkap pelaku yang masih buron serta memberikan hukuman yang berat," kata Bukhori dikutip GoNEWS.co.

Lebih jauh, kata Bukhori, jika terbukti serangan ini merupakan bagian dari kejahatan sistemik, upaya pengusutan tidak boleh berhenti hanya pada aktor lapangan, "Mereka (penegak hukum, red) juga harus membongkar dan menangkap aktor intelektualnya,".

Lebih dalam, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI ini juga membeberkan, telah terjadi sebanyak 14 kasus kekerasan yang menyasar tokoh agama maupun simbol agama sejak tahun 2018. Menurut catatannya, serangan tersebut mayoritas menyasar tokoh dan simbol agama dari unsur umat Islam.

"Sejak 2018 berbagai bentuk kekerasan seperti penganiayaan berat, penusukan, hingga pembunuhan telah terjadi. Korbannya antara lain almarhum Kiai Umar Basri, pengasuh ponpes Al Hidayah Bandung yang dianiaya oleh ODGJ. Kemudian almarhum Syaikh Ali Jaber yang ditusuk saat menyampaikan tausiyah di Lampung. Dan belum lama ini, Ketua MUI Labuhanbatu Utara juga ditemukan tewas lantaran dibunuh tetangganya sendiri karena sakit hati dinasihati," papar Bukhori.

Mengutip RMOL, peristiwa penembakan seorang tokoh agama di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten juga telah dikonfirmasi kepolisian. Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu.

Kapolsek Pinang, Iptu Tapril mengatakan, saat ini jajaranya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi kejadian.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww