Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Firman Soebagyo: Partai Harus Konsentrasi Bahas UU Pemilu

Firman Soebagyo: Partai Harus Konsentrasi Bahas UU Pemilu
Politisi Golkar, Firman Soebagyo di ruangannya. (foto: dok. www.gonews.co/dzulfiqar)
Senin, 27 September 2021 20:30 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Firman Soebagyo dalam pernyataannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/9/2021) mengatakan, partainya saat ini harus berkonsentrasi untuk persiapan pembahasan UU Pemilu (Undang-Undang tentang Pemilihan Umum).

Hal itu disampaikan Firman saat menjawab pertanyaan wartawan terkait pertimbangan yang diambil DPP Golkar dalam memutuskan siapa pengganti Azis Syamsuddin pasca mundur dari kursi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Golkar, kata Firman, akan memilih pertimbangan terbaik yang mereduksi kemungkinan-kemungkinan yang ada.

"Pertimbangannya yang terbaik. Untuk semuanya. Karena partai kan juga harus bisa mereduksi kemungkinan di internal, jangan sampai ada kavling," kata Firman dikutip GoNEWS.co.

Ia melanjutkan, "Partai juga harus konsentrasi untuk persiapan pembahasan UU Pemilu. Kemudian persiapan Pemilu dan sebagainya. Itu jauh lebih penting. Konsolidasi ke daerah. Karena Pemilu nanti juga kampanye diperpendek juga. Jadi ini antisipasi, kita begitu. Harus menang. Semua partai kan tujuannya menang,".

Tapi keputusan siapa nantinya pengganti Azis, kata Firman menegaskan, merupakan hak Ketua Umum.

"Ketika pimpinan sudah ketok palu, semuanya sepakat. Insyaallah ini yang terbaik," pungkas Firman.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww