Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Menpora Amali Ingin Fasilitas PON XX Terjaga Untuk Lahirkan Atlet Berprestasi

Menpora Amali Ingin Fasilitas PON XX Terjaga Untuk Lahirkan Atlet Berprestasi
Menpora Amali dan Kapolri Jenderal Polisi LIstyo Sigit Prabowo di Jayapuara. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 01 Oktober 2021 00:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) berharap fasilitas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX bisa terjaga dengan baik agar bisa mewujudkan pembinaan atlet yang baik. Pasalnya, isi yang ada dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) terkait pembinaan atlet dan fasilitas olahraga di daerah.

Hal itu disampaikan oleh Menpora Amali usai meninjau langsung jalanya beberapa pertandingan PON XX, Kamis (30/9/2021) sore. Menpora menilai PON ini adalah ajang bagi atlet-atlet muda untuk menujukkan prestasi yang terbaik. Sementara untuk atlet senior bisa digunakan untuk menjaga performa.

"Sesuai dengan isi DBON, fasilitas yang ada di PON XX Papua ini sudah sangat luar biasa yang memiliki standart internasional. Saya harap setelah PON ini, fasilitasnya bisa terjaga dengan baik. Dan ada tim khusus yang menangani fasilitas PON," kata Menpora.

Menpora Amali juga ingin ajang PON ini jadi pembuktian bagi atlet-atlet muda seluruh Indonesia untuk menunjukkan prestasi terbaiknya. "Saya ingin ada pecah rekor baru baik nasional atau internasional yang diukir atlet muda Indonesia. Ajang PON ini diharapkan jadi ajang pembuktian bagi atlet muda kita," tambah Menpora.

Menpora Amali memang menjadikan DBON sebavai fondasi untuk pembinaan atlet muda Indonesia yang bisa melahirkan prestasi tertinggi di pentas dunia. PON sendiri menurutnya sebagai ajang kompetisi nasional yang diharapkan bisa melahirkan atlet muda berprestasi.

Oleh karenanya Menpora selama PON akan melihat langsung pertandingan, khususnya cabang olahraga yang masuk dalam DBON.

"Saya akan datang ke cabor untuk melihat pertandingan, khususnya pertandingan cabor yang masuk dalam DBON. Saya ingin PON ini digunakan sebagai wadah pembinaan dan pembibitan atlet-atlet muda Indonesia. Dari sini mereka harus bisa melahirkan prestasi agar bisa masuk menjadi atlet pelatnas," kata Menpora Amali yang akan berkantor di Papua selama pelaksanaan PON. ***

wwwwww