Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Papua Dapat Manfaat Luar Biasa Kehadiran DBON

Papua Dapat Manfaat Luar Biasa Kehadiran DBON
Pertandingan tenis di PON XX Papua. (Dok. Kemenpora)
Jum'at, 01 Oktober 2021 00:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) No 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) seolah menjadi fondasi yang harus saling sinergi untuk menunjang pembinaan atlet Indonesia. Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 sendiri harus menjadi tolak ukur awal bagaimana berjalannya proses pembinaan atlet di daerah untuk ke depan.

Jika dilihat dari hasil beberapa pertandingan, PON XX Papua ini ternyata banyak melahirkan kejutan-kejuatan yang sebelumnya tidak diprediksi. Dari perolehan medali emas sementara misalnya, diluar dugaan Papua sebagai tuan rumah ternyata berhasil melahirkan beberapa atlet muda yang bisa menorehkan medali emas. Buktinya, hingga hari Selasa (28/9) lalu, Papua berhasil duduk diperingkat pertama dengan koleksi 9 medali emas.

Beberapa cabor seperti Kriket, Sepatu Roda hingga Sepak Takraw yang biasanya di dominasi tim-tim asa Jawa ternyata diluar dugaan dibeberapa nomor bisa direbut oleh tim tuan rumah. Kondisi ini seolah menjadi sinyal positif bagi proses pembinaan atlet Indonesia, khususnya di Papua.

Selain prestasi medali, secara infrastruktur Papua juga memiliki kemajuan luar biasa dalam infrastruktur venue yang juga masuk sebagai salah satu penopang pembinaan atelt daerah dalam Desain Besar Olahraga Nasional.

Ketua Umum Pengprov PB Pelti Papua, Herry Dosinaen misalnya, dia sangat menyambut baik dengan dikeluarkanya Perpres Desain Besar Olahraga Nasional. Menurutnya, DBON itu harus berjalan sinergi dengan pembinaan atlet yang ada di daerah, dengan didukung infrastruktur yang memadai.

Dia sendiri bersyukur, Papua yang menjadi tuan rumah PON XX kali ini memiliki dampak dan manfaat yang luar biasa. Untuk lapangan tenis misalnya, saat ini Papua sudah memiliki venue lapangan tenis yang memiliki standar internasional dengan total 7 lapangan yang terletak di Lapangan Walikota, Jayapura.

"Dengan fasilitas yang ada ini Provinsi Papua berterima kasih banyak kepada pemerintah pusat yang sudah mendukung penuh PON XX berjalan dengan sukses. Dengan fasilitas yang memadai ini sangat membuat kami bersemangat dalam melakukan pembinaan atlet di daerah," katanya.

Herry juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora dan Gubernur Papua yang sudah mempercayakan kepada Papua untuk menggelar ajang olahraga nasional di sini. "Perjuangan Bapak Menpora dan Bapak Gubernur menggelar PON di Papua sangat luar biasa, dengan adanya even nasional ini bisa memberi pengaruh yang besar untuk olahraga Papua," kata Herry, Selas (28/9) sore.

Hery pun sangat mendukung adanya DBON yang menjadi fondasi pembinaan atlet Indonesia. "Apa yang menjadi kebijakan Kemenpora akan dilakukan oleh provinsi dengan baik, kita di daerah akan melakukan pemetaan olahraga unggulan di daerah untuk fokus pembinaan. Sehingga daerah bisa konsentrasi untuk mendukung DBON dalam pembinaan atlet," ujarnya. ***

wwwwww