Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir Parah Terjadi di Aceh, Tujuh Desa Terendam, 1.200 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Banjir Parah Terjadi di Aceh, Tujuh Desa Terendam, 1.200 Jiwa Terpaksa Mengungsi
Aparat TNI saat mengevakuasi korban banjir di Aceh. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 02 Oktober 2021 15:22 WIB

ACEH - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara dan sekiranya dalam dua hari terakhir, mengakibatkan Krueng Pase meluap hingga membuat dua kecamatan yakni Kecamatan Samudera dan Kecamatan Geureudong Pase.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Utara Murzani di Aceh Utara, Jumat, mengatakan luapan Krueng Pase terjadi sejak Kamis 30 September 2021 malam.

"Saat itu hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Geureudong Pase yang mengakibatkan mengalir ke kawasan pemukiman penduduk. Dua kecamatan kecamatan terendam banjir," katanya, dikutip dari antara.

Menurut Murzani, saat ini banjir terparah dengan ketinggian mencapai satu meter merendam tujuh desa di Kecamatan Samudera, sementara di Kecamatan Geureudong Pase banjir sudah mulai surut.

Adapun tujuh desa yang terdampak banjir yakni Desa Mancang, Tanjong Awe, Blang Kabu, Meunasah Hasan, Teupin Ara, Mesjid dan Krueng Baro Langkahan. "Bahkan banjir di Kecamatan Samudera sampai merendam badan jalan dengan ketinggian 50 centimeter. Akibatnya terjadi kemacetan panjang dan banyak kendaraan roda dua mogok saat melintasi jalan tersebut," sebutnya.

Murzani menambahkan, Desa Mancang di Kecamatan Samudera adalah yang paling parah terkena banjir. BPBD Aceh Utara telah mengerahkan tim untuk membantu warga terdampak banjir.

"Data sementara total warga Desa Mancang yang terpaksa mengungsi akibat banjir mencapai 389 kartu keluarga (KK) atau 1.200 jiwa yang terbagi di empat dusun. Saat ini kita sudah bangun dapur umum dan tenda-tenda pengungsian bagi warga," katanya.

Muzani menyebutkan, jika hujan masih berlanjut, maka dikhawatirkan banjir akan merendam beberapa kecamatan lainnya di Aceh Utara. "Kondisi cuaca saat ini sangat mengkhawatirkan akan terjadi banjir lanjutan. Semoga hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan luapan Krueng Pase tidak terjadi lagi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Aceh
wwwwww