Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Muncul Kasus Covid-19, Menpora Amali Langsung Ambil Langkah Cepat

Muncul Kasus Covid-19, Menpora Amali Langsung Ambil Langkah Cepat
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan PON XX Papua tetap terus berlanjut meski ada 29 atlet dan ofisial terkonfirmasi positif Covid-19. (foto:putra/kemenpora.go.id)
Kamis, 07 Oktober 2021 16:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan PON XX Papua tetap terus berlanjut meski ada 29 atlet dan ofisial terkonfirmasi positif Covid-19. Terkait hal itu, Menpora Amali langsung mengambil langkah cepat yakni langsung berkoordinasi dengan Paswasrah PON XX Papua, PB PON, Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 untuk segera melakukan tracing.

"Saya kira pertadingan-pertandingan di PON telah dilaksanakan dengan prokes ketat dan dengan buble to buble. Saya kira PON XX Papua masih lanjut terus karena semua sudah divaksin hingga 60-70%," ujar Menpora Amali didampingi Ketum PB Perbakin Jonni Supriyanto saat jumpa media usai meninjau final cabor menembak di Komplek Olahraga Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (6/10).

Menurut Menpora Amali, saat di cluster Mimika dari Dinkes menyatakan mereka tanpa gejala dan CT valuenya sekitar 37-an dan itu masih aman, dua tiga hari kembali di tes sudah negatif. "Kebanyakan mereka diketahui setelah PCR Swabtest akan kembali ke tempatnya masing-masing. Jadi, kalau atlet, pengalaman di berbagai tempat termasuk di olimpiade lalu kalau toh mereka juga terkena (Covid-19) itu recoverinya sangat cepat karena daya tahan tubuhnya bagus," kata Menpora Amali.

"Secepatnya saya akan koordinasi dengan Panwasrah dan Bidang Kesehatan PB PON dan Satgas untuk tracing. Dari informasi, yang satu kamar dengan mereka begitu di tracing negatif. Kita harus tahu darimana terkena karena ini buble to buble," jelasnya menambahkan.

Menpora Amali meminta untuk segera ditelusuri karena di masa inkubasi 7-14 hari, atlet ofisial khawatir sebenarnya telah terkonfirmasi sebelumnya hanya belum terdeteksi. "Saat di PCR memang belum terlihat jika baru satu atau dua hari, setelah disini masuk inkubasi baru terlihat saat mau pulang. Karena pada saat bertanding itu mereka selalu di antigen," kata Menpora Amali

"Saya kira kita harus tangani bersama-sama dan kalau dilihat dari cluster Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika dan Merauke ini semuanya hampir menginformasikan semuanya ada," ujar Menpora Amali.

Pemerintah dari awal persiapan penyelenggaran PON Papua terus mendorong agar masyarakat divaksin betul. Sebab, jika sudah divaksin maka recoverinya cepat dan tidak akan lama.

"Penonton sekitar cluster sudah sekitar 60-70% divaksin minimal vaksin tahap pertama dan selalu memakai masker serta menjaga jarak. Karena PON ini adalah kebanggaan masyarakat Papua, pestanya mereka jadi kita hanya bisa mengatur, tapi untuk melarang ketat tidak bisa mereka akan berkerumun lagi," ujar Menpora Amali.

Menpora merasa senang kontingen Jawa Timur melakukan sistem karantina selama 5 hari usai pulang dari PON Papua. Menpora berharap seluruh kontingen peserta PON Papua menerapkan hal yang sama. "Saya senang seperti KONI Jawa Timur yang meminta seluruh kontingennya begitu kembali dari PON ini melakukan karantina selama 5 hari. Saya harap semua kontingen yang lain juga menerapkan hal seperti itu, sebagai salah satu cara untuk mencegah makin meluasnya penularan," harap Menpora Amali.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, Papua
wwwwww