Keterpilihan PDIP dan Gerindra Turun, Demokrat Naik
![]() |
| Slide presentasi SMRC dalam rilis virtual, Kamis, 7 Oktober 2021. (gambar: tangkapan layar) |
"Bagi partai Demokrat ini adalah kejutan dan masuk akal karena kami melihat parpol pendukung pemerintah yang cenderung naik hanya PKB dan Golkar, sedangkan yang lain cenderung menurun. Sementara di luar pemerintahan, seperti Demokrat cenderung naik. Meskipun kecil, tapi ajeg," kata Benny saat menghadiri presentasi virtual SMRC atas hasil survey bertajuk 'Partai dan Tokoh Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024'.
Menurut Benny, potret naiknya tingkat keterpilihan Partai Demokrat untuk Pemilu 2024 adalah bukti bahwa partainya tetap solid bekerja meski tengah menghadapi gangguan. Diketahui, Demokrat menghadapi Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu, tapi Kemenkumham RI tetap menganggap Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketum Demokrat yang sah.
Lebih jauh, kata Benny, hasil survey SMRC juga menjadi kabar baik bagi Demokrat karena hanya ada dua Ketum Parpol yang masuk daftar potensial capres atau Calon Presiden 2024 yaitu Prabowo dan AHY.
"Bayangkan, ada 9 parpol lalu hanya dua yang Ketumnya punya potensi memimpin bangsa ini ke depan," kata Benny.
Sebagai informasi, dalam temuan Saiful Muzani Research and Consulting, Demokrat mengalami tren kenaikan dukungan publik medio 2020 - 2021 dari 7,0 persen pada Maret 2020 menjadi 8,6 persen pada September 2021. Untuk waktu yang sama, PDIP turun dari 25,9 menjadi 22,1 persen. Gerindra turun dari 13,6 persen menjadi 9,9 persen.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta |













