Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
2 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
2 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Olympic

Usut Kasus Polisi Smackdown Mahasiswa hingga Kejang, Propam Mabes Polri Turun ke Banten

Usut Kasus Polisi Smackdown Mahasiswa hingga Kejang, Propam Mabes Polri Turun ke Banten
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: Istimewa)
Kamis, 14 Oktober 2021 11:16 WIB

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Divisi Propam Polri turun langsung menangani anggota Polri yang diduga membanting mirip smackdown mahasiswa saat berunjuk rasa di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa Banten pada Rabu, 13 Oktober 2021.

"Propam Mabes turun ke Polda Banten. Anggota sedang diperiksa," kata Argo dihubungi wartawan.

Sebelumnya diberitakan, seorang peserta aksi demo mahasiswa di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, yang sebelumnya mengalami kondisi kejang-kejang dibawa ke rumah sakit yang berada di kawasan setempat.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan, yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan check up pada kondisi badannya," katanya.

Lanjut Wahyu, saat ini yang bersangkutan pun telah sadar, setelah sebelumnya pingsan dan mengalami kejang-kejang, lantaran sempat terbanting dengan mengenai bagian punggung.

"Saat ini kondisinya sadar, dan sehat, bisa berjalan. Namun untuk memastikannya, kita akan lakukan pengecekan menggunakan medis," ujarnya.

Diketahui, aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa dalam rangka HUT ke-389 Kabupaten Tangerang, yang dilakukan di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, diwarnai bentrokan pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Bentrokan yang terjadi antar mahasiswa dan petugas kepolisian itu, berawal saat sejumlah mahasiswa berusaha masuk ke dalam Gedung Bupati Tangerang. Namun dihadang aparat kepolisian.

"Kita berusaha masuk, tapi dihadang, kami hanya ingin menyampaikan aspirasi saja," kata Rohmat, salah seorang peserta aksi.
Bahkan dalam aksi itu, juga terdapat satu mahasiswa yang kejang-kejang, dimana kondisinya pun diabadikan pada sebuah video dengan durasi 48 detik.

Sebelum kejang-kejang, terlihat mahasiswa tersebut sempat ditarik oleh salah seorang petugas kepolisian yang menggunakan rompi polisi. Kemudian mahasiswa itu pun dibanting oleh petugas tersebut dengan kondisi bagian belakangan tubuh, yakni punggung terjatuh lebih dulu. "Tolong, teman saya kebanting," ujar salah seorang massa aksi.

Melihat itu, sejumlah petugas kepolisian yang lainnya pun langsung mendekati mahasiswa dan berusaha menyadarkannya. Sementara informasi terakhir, yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Banten
wwwwww