Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020

Menpora Amali Senang Sebagian Besar Cabor Unggulan DBON Catatkan Rekor PON

Menpora Amali Senang Sebagian Besar Cabor Unggulan DBON Catatkan Rekor PON
Minggu, 17 Oktober 2021 13:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengaku senang dan bahagia karena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 tidak hanya berjalan dengan sukses dengan penyelenggaraannya tapi juga mencatatkan 90 rekor baik nasional maupun internasional. Padahal, kegiatan ini digelar di tengah pandemi Covid-19.

“Saat-saat pandemi seperti sekarang masih bisa pemecahan rekor. Data terakhir yang saya kumpulkan ada 90 rekor yang dipecahkan baik nasional maupun PON dari cabang-cabang Atletik, Renang, Angkat Besi, Menembak dan Angkat Berat, dan Selam,” ujar Menpora Amali dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (16/10/2021) sore WIT.

Menurutnya, rekor-rekor yang dicatatkan tersebut sebagian besar masuk dalam cabang-cabang olahraga unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disusun Kemenpora bersama stakeholder olahraga sebagai pedoman pembinaan porestasi olahraga nasional.

“Atletik, Renang, Angkat Besi, Menembak itu kan masuk di dalam 14 cabor unggulan DBON. Ini membuat kita semua berbahagia. Karena masih bisa ada prestasi yang muncul di tengah-tengah situasi seperti sekarang (pandemi),” ungkapnya.

Disamping itu, pada PON XX Papua ini juga muncul atlet-atlet junior dengan talenta yang luar biasa. Bahkan, ada seorang atlet yang masih beruusia 15 tahun mengoleksi emapt medali emas sekaligus di ajang empat tahunan ini.

“Dari sisi prestasi ada satu orang, masih berusia 15 tahun dia mendapatkan empat medali emas. Bayangkan 15 tahun mendapatkan 4 medali, berarti harapan (menjadi atlet nasional) masih sangat panjang,” katanya.

Prestasi yang diraih seorang siswi tersebut sejalan dengan DBON yang disusun pemerintah saat ini yang akan melakukan pembinaan atlet junior untuk ditempatkan di Pelatnas untuk dibina menuju Olimpiade dan Paralimpiade. Disisi lain, pemerintah sendiri menjadikan PON XX ini sebagai ajang untuk mencari talenta dan bibit atlet.

“PON ini kita jadikan ajang untuk mendapatkan talenta-talenta dan bibit-bibit atlet,” tukasnya.

Menpora Amali mengungkapkan, DBON yang disusun pemerintah bersama professor olahraga dan guru besar serta stakeholder terkait telah memiliki landasan hukum berupa Perpres 86 tahun 2021.

Dalam DBON ini, pemerintah menjadikan Olimpiade dan Paralimpiade sebagai target utama sementara SEA Games dan Asian Games hanya target antara saja.

Menurutnya, DBON tersebut mendapatkan sambutan yang baik dari pemerintah daerah karena mereka bisa fokus dalam melakukan pembinaan pada cabang olahraga tertentu.

“Karena selama ini pembinaan dilakukan sesuai selera-selera saja berbagai cabang olahraga, targetnya nggak jelas. Kan target atlet daerah itu jadi tim nasional. Tim nasional itu targetnya Olimpiade dan Paralimpiade,” ungkapnya.***

wwwwww