Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Bina Marga Disuntik Rp16,6 Miliar, PSI Minta Jangan Ada Lagi Aduan Jalan Rusak

Bina Marga Disuntik Rp16,6 Miliar, PSI Minta Jangan Ada Lagi Aduan Jalan Rusak
Ilustrasi jalan rusak di DKI Jakarta. (foto: dok. kompas)
Jum'at, 22 Oktober 2021 16:41 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (22/10/2021) menyatakan, pihaknya meminta agar Pemprov DKI segera merealisasikan anggaran dan memperbaiki semua jalanan rusak di Jakarta.

Permintaan PSI tersebut, menyusul adanya tambahan anggaran sebesar Rp16,6 miliar dari KUPA-PPAS 2021 untuk sejumlah pos anggaran salah satunya pemeliharaan berkala jalan kepada Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Dengan tambahan anggaran Rp16,6 miliar harusnya sudah tidak ada lagi aduan warga soal jalan rusak dan berlubang," ujar August dikutip GoNEWS.co.

Dinas Bina Marga Jakarta diminta untuk bergerak cepat memperbaiki 8.998 titik jalan rusak di Jakarta seperti yang dilaporkan pada Maret 2021 lalu. August mengingatkan perbaikan jalan tidak boleh hanya difokuskan di jalan protokol untuk kecantikan pusat kota. Sebabnya kerusakan jalan terjadi merata termasuk di perkampungan dan perumahan di seluruh Jakarta.

"Semua warga Jakarta berhak merasakan jalanan mulus tidak hanya mereka yang berkantor di gedung tinggi Sudirman-Thamrin," tegasnya.

Jalanan mulus harus bisa dirasakan warga Jakarta semua lapisan saat mereka berkegiatan seperti ke pasar, ke kantor, ke sekolah, atau ke tempat rekreasi dengan menggunakan kendaraan bermotor. August juga mendorong Dinas Bina Marga bergerak cepat memperbaiki jalan yang rusak, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan dan jalanan rusak dapat meningkatkan resiko kecelakaan pengguna jalan.

"Anggaran sudah tersedia, Dinas Bina Marga tidak punya alasan lagi untuk memperbaiki jalanan rusak, jangan tunggu aduan masyarakat, langsung turun ke lapangan dan segera perbaiki. Jangan sampai keselamatan masyarakat terancam karena lalai memperbaiki jalan," imbuhnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww