Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Raslina Rasidin Ajak Emak-emak Singkirkan Rasa Takut untuk Melawan Oligarki

Raslina Rasidin Ajak Emak-emak Singkirkan Rasa Takut untuk Melawan Oligarki
Politikus Partai Berkarya sekaligus artis senior Raslina Rasidin. (Foto: GoNews.co)
Kamis, 28 Oktober 2021 20:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Politikus Partai Berkarya sekaligus artis senior Raslina Rasidin, mengajak seluruh emak-emak di Indonesia untuk tidak takut menyuarakan sekaligus melawan oligarki. Demikian diungkapkanya usai menghadiri diskusi Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia bertajuk Renungan Hari Sumpah Pemuda ke-93, di Jakarta, Kamis (28/10/2021).

"Oligarki nyata-nyata telah mengkhianati Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu, oligarki adalah musuh bangsa dan negara Indonesia. Untuk menyelamatkan bangsa dan negara, saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya kaum perempuan atau emak-emak, untuk bangkit bersatu, mengorganisir diri, membangun poros politik baru anti-oligarki," ujarnya.

Saat ini kata Dia, yang terjadi adalah kepentingan yang harusnya milik semua elamen bangsa, hanya dimiliki oleh segelintir pihak. "Namun dari diskusi ditemukan bahwa apa yang terjadi saat ini tidak semua, namun hanya untuk segelintir orang saja memanfaatkan bangsa ini, dengan apa yang kita sebut dengan oligarki. Salah satu resolusi yang lahir dalam diskusi ini adalah untuk melawan oligarki ini, sehingga kembali pada Indonesia semua untuk Indonesia," jelas dia.

Kedua, soal resolusi dalam rangka menjaga kepentingan nasional, sehingga diminta pemerintah untuk kembali dalam posisi mengutamakan kepentingan rakyat dan kepentingan nasional. "Yang terjadi saat ini bagaimana terlalu subjektif, sebut saja terlalu memihak pada kepentingan Tiongkok. Sehingga menimbulkan konsekuensi negatif bagi negara, seperti mengganggu kehormatan dan kedaulatan bangsa kita, kedua konsekuensi yang diterima dan dirasakan masyarakat Indonesia. Banyak pertambangan yang kemudian sekarang diambil alih oleh swasta, dan perusahaan yang diuntungkan oleh garis kebijakan progejing ini," ungkapnya.

"Saya sangat hargai niat dari lahirnya diskusi ini. Dimana tidak ada yang takut demi memulihkan kepentingan bangsa. Saya bersyukur forum ini terbentuk oleh partisipasi tokoh-tokoh yang merupakan senior saya," tambahnya.

Raslina mengaku sangat bersyukur forum lahir dari keberanian berbicara fakta, dan kemudian dilanjutkan untuk bertindak dan berbuat demi kepentingan bangsa. "Kita mencoba untuk berbicara dan memberanikan diri untuk berbuat. Kita yakin Indonesia ke depan bisa lebih baik lagi," pungkasnya.***

wwwwww