Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
12 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Balai TN Pastikan Tak Ada Komodo Mati Akibat Kebakaran Pulau Rinca

Balai TN Pastikan Tak Ada Komodo Mati Akibat Kebakaran Pulau Rinca
Ilustrasi. Wisatawan melihat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jum'at, 05 November 2021 17:54 WIB

LABUHAN BAJO - Taman Nasional Komodo (TNK) mengklaim tidak ada satwa-khususnya komodo- yang mati akibat kebakaran lahan yang terjadi di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (2/11).

Pulau Rinca yang terbakar pada awal pekan ini memang diketahui menjadi salah satu habitat satwa purba endemik Indonesia, Komodo. "Satwa aman, jadi tidak ada (yang mati). Jadi selama kita melaksanakan pemadaman tidak ada satwa (termasuk komodo) yang mati," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang, Jumat (5/11/2021).

Lukita menerangkan saat api dilaporkan sedang berkobar, tim dari TNK segera diterjunkan melakukan pemadaman. Setelahnya, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya tak menemukan ada satwa, termasuk komodo yang mati karena kebakaran lahan di Pulau Rinca tersebut.

Lukita mengatakan lahan di Pulau Rinca yang terbakar pada Selasa sore lalu--sekitar pukul 15.00 Wita--adalah sepuluh hektare.

Berdasarkan hasil penelaahan pihaknya, sepuluh hektare lahan yang terbakar di Pulau Rinca tersebut diduga bukan karena ulah manusia, tetapi murni faktor cuaca. "Cuaca alam saat itu panas," tegas Lukita. "Masih secara (dipengaruhi) alam. Jadi tidak ada jejak manusia saat tim pertama turun (tiba di tkp) saat petugas kita (dari Balai TNK) datang untuk melakukan pemadaman".

Hingga saat ini lanjut Lukita, petugas dari Taman Nasional Komodo masih terus melakukan pemantauan di lokasi yang terbakar pada Selasa lalu.

Sebelumnya, terjadi kebakaran lahan di Pulau Rinca yang menjadi habitat dari satwa purba Komodo. Kebakaran tersebut terjadi Selasa (2/11) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

Kebakaran tersebut langsung ditangani oleh petugas gabungan dari TNK dan Kepolisian. TNK melaporkan Api berhasil dijinakkan pada Selasa malam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww