Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dirikan PKN, Gede Pasek Akui dapat Restu dari Anas Urbaningrum

Dirikan PKN, Gede Pasek Akui dapat Restu dari Anas Urbaningrum
Pendiri Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Gede Pasek Suardika. (foto: Istimewa)
Jum'at, 05 November 2021 00:05 WIB

JAKARTA - Pendiri Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Gede Pasek Suardika menyampaikan bahwa partai yang digagasnya tersebut didorong oleh para simpatisan dan loyalis Anas Urbaningrum.

Atas dasar faktor politik itu, Gede Pasek mengatakan ia meminta restu dan doa dari Anas agar partai yang didirikannya tersebut bisa ikut bersaing di Pemilihan umum (Pemilu) 2024.

"Partai Kebangkitan Nusantara ini memang digagas diinisiasi oleh tema-temannya Mas Anas jadi kita berkumpul. Kita berpikir tampaknya perlu membangun partai sendiri sajalah, dengan segala tantangan, kerumitan, keruwetan, semuanya kita hadapi," ucap Gede Pasek di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (4/11/2021).

Pria yang biasa disebut GPS ini mengatakan, meski Anas Urbaningrum saat ini masih di dalam penjara, namun Pasek mengaku meminta izin lebih dulu kepada Anas. Selain minta izin pendirian PKN, Gede Pasek mengaku sempat berdiskusi dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu.

"Datang ke beliau (Anas) minta doa restu, kita diskusi. Satu sahabat kita, yang kedua kita yakini doa yang teraniaya itu biasanya berkah dan manjur,” imbuhnya.

Dengan mendapatkan doa dan restu dari Anas Urbaningrum, GPS yakin akan dalam menjalani proses dokumen administrasi partai barunya tersebut ke Kemenkumham akan berjalan dengan lancar.

"Alhamdulilah proses yang sangat singkat ini sepertinya kita dibantu sama semesta. Semuanya serba dimudahkan jadi banyak pihak banyak yang membantu, jadi proses parpol ini mungkin termasuk salah satu yang tercepat," katanya.

Mantan Sekjen Partai Hanura ini menambahkan, tanggal 28 Oktober telah meminta izin Ketum Hanura Oesman Sapta Odang untuk mundur. Setelah pamit, Gede Pasek mengatakan, dan langsung melakukan proses peralihan badan hukum partai dan tanggal 29 mengumumkannya ke publik.

Gede Pasek menjelaskan bahwa partainya sudah memiliki tempat untuk konsolidasi di Jakarta. Bahkan, tambah mantan Kader Demokrat ini, di Jakarta para kaderkadernya sudah menjalankan aktivitas. "Ini belum ada seminggu, jadi sekarang prosesnya kelengkapan administrasi di Kumham, artinya semua tahapan itu cepat," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww