Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Oscar Bruzon Enggan Jumawa Lawan Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Oscar Bruzon Enggan Jumawa Lawan Java United FC
Home  /  Berita  /  Olympic

Minta Menteri Ikut Bisnis PCR Dicopot, Sejumlah Massa Demo di Patung Kuda

Minta Menteri Ikut Bisnis PCR Dicopot, Sejumlah Massa Demo di Patung Kuda
Aksi demo menutut Tiga menteri dicopot. (Foto: Istimewa)
Kamis, 11 November 2021 00:41 WIB

JAKARTA - Massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Menggugat menggelar demo di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta. Salah satu tuntutan mereka adalah meminta para menteri yang terlibat bisnis PCR selama pandemi Covid-19 dicopot.

Demo di Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (10/11/2021) pukul 16.56 WIB, beberapa peserta aksi masih melangsungkan orasi. Situasi di lokasi masih kondusif.

Salah satu orator yang diketahui merupakan aktivis sosial Lieus Sungkarisma berbicara perihal harga tes PCR. Lieus mempertanyakan mengapa harga tes PCR Rp 300 ribu baru sekarang diterapkan.

"PCR dari harga jutaan jadi Rp 300 ribu, kenapa nggak dari pertama?" teriak Lieus dari atas mobil komando, Rabu (10/11/2021).

"Pak Jokowi, mengapa ini dan kenapa setelah tahu penyebab mahalnya (PCR) itu adalah ada dua menteri yang terlibat. Kalau beliau betul-betul concern, pecat menteri yang terlibat. Setuju? Setuju!" ungkapnya.

Selain itu, mereka meminta agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan. Menurutnya, suara Habib Rizieq Shihab adalah suara kebenaran.

"Kalau saja Habib Rizieq Shihab tidak ditahan, tidak akan terjadi seperti apa yang terjadi di sini, tidak akan terjadi, karena suara beliau adalah suara kebenaran. Bebaskan Habib Rizieq! Bebaskan Habib Rizieq! Bebaskan Habib Rizieq!" katanya dengan semangat.

Pukul 17.05 WIB, sebagian massa demo membubarkan diri. Tersisa kumpulan mahasiswa saja yang masih melakukan orasi.

Aksi demo massa ini mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Polisi menutup Jl Medan Merdeka Barat dengan kawat berduri dan menyiagakan sejumlah kendaraan taktis, seperti water cannon dan Barracuda.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww