Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Nasional

Ratusan Orang sudah Daftar Calon Anggota KPU-Bawaslu

Ratusan Orang sudah Daftar Calon Anggota KPU-Bawaslu
Ilustrasi seleksi. (gambar: ist./pixabay)
Kamis, 11 November 2021 18:22 WIB
JAKARTA - Masa pendaftaran calon anggota KPU - Bawaslu (Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu) Republik Indonesia tersisa 3 hari lagi. Setidaknya 236 orang sudah mendaftar untuk menjadi calon anggota KPU dan 170 orang untuk calon anggota Bawaslu pada Kamis (11/11/2021), sebagaimana tertera di situs https://seleksikpubawaslu.kemendagri.go.id/.

Diketahui, pendaftaran untuk menjadi anggota anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 resmi dibuka pada 18 Oktober lalu. Nantinya, Panitia Seleksi (Pansel) akan mencari 14 nama calon anggota KPU dan 10 nama calon anggota Bawaslu yang akan diserahkan kepada presiden.

Dan Presiden akan memilih sejumlah nama untuk kemudian menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR untuk memenuhi kuota; 7 orang anggota KPU RI dan 5 orang anggota Bawaslu RI.

Tuntutan Transparansi

Direktur Kata Rakyat dan Konsultan Alwan Ola Riantoby dalam lansiran mediaindonesia.com mengingatkan, ada catatan kasus pidana yang menjerat komisioner KPU. Hal itu, menjadi peringatan dan mitigasi awal bagi tim seleksi untuk mencari calon yang berintegritas. Timsel, diminta untuk terbuka soal identitas nama-nama para pendaftar. Sehingga masyarakat bisa mengawal dan melihat latar belakang, dan rekam jejak para calon serta mengawasi proses seleksi.

Kocok Ulang Timsel

Demi mendapatkan anggota KPU-Bawaslu RI yang independen dan berintegritas, masyarakat sipil juga mengkritisi komposisi Timsel. Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo, dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021) mengatakan, pihak bersama Perludem dan Pusako telah bersurat pada Presiden Jokowi untuk menyatakan secara resmi keberatan mereka dan meminta setidaknya 3 hal pada presiden.

Tiga permintaan ICW, Perludem, dan Pusako kepada Presiden Jokowi adalah melakukan koreksi dan perbaikan atas Kepres Nomor 120/P Tahun 2021. Kemudian mengeluarkan kepres baru yang menyesuaikan komposisi tim seleksi dari unsur pemerintah, dengan mengganti satu dari empat orang yang ada di Timsel saat ini.

"Dan memastikan sosok yang ada di dalam tim seleksi bukanlah sosok yang memiliki potensi konflik kepentingan dengan calon peserta Pemilu dan bukan mantan tim sukses peserta Pemilu," ujar Adnan dikutip GoNEWS.co.

Permintaan terakhir adalah mengambil keputusan dengan memperbaiki kepres pembentukan tim seleksi KPU dan Bawaslu. Sesuai ketentuan Pasal 77 ayat (4) UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Admnistrasi Pemerintahan, Presiden memiliki waktu 10 hari kerja untuk menyelesaikan keberatan yang disampaikan oleh ICW, Perludem, dan Pusako.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww