Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
12 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021

Minions Jadi Harapan Indonesia

Minions Jadi Harapan Indonesia
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Sabtu, 20 November 2021 21:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Indonesia meloloskan satu wakilnya ke final Turnamen Bulutangkis Indonesia Masters 2021. Jadi, Indonesia hanya bisa berharap  bisa merebut titel juara kepada pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Dalam pertandingan semifinal di Bali International Convention Centre & The Westin Resort, Nusa, Bali, Sabtu (20/11/2021), pasangan berjuluk The Minions sukses melaju ke partai puncak turnamen berhadiah total 600 ribu dolar AS itu seusai mengalahkan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Lewat pertarungan rubber game selama 58 menit, Marcus/Kevin menang dengan skor 18-21, 21-17, 21-11.

Seusai pertandingan, unggulan nomor satu itu mengaku bisa memenangkan laga ini berkat mengurangi kesalahan yang dilakukan pada gim pertama. Begitu pula dengan gim kedua dan ketiga.

Terbukti Marcus/Kevin yang kalah di gim pertama, kemudian sukses merebut kemenangan di dua gim berikutnya.

"Pertandingan yang sangat baik, kami berusaha bermain menyerang pada gim pertama, tetapi beberapa kali melakukan kesalahan," kata Marcus.

"Baru pada gim kedua kami berdua mencoba memperbaiki komunikasi dengan meminimalkan kesalahan dan akhirnya keluar sebagai pemenang," ujar Marcus.

Pasangan Marcus/Kevin pada pertandingan ini terlihat lebih siap dibandingkan wakil Negeri Jiran, Ong/Teo. Variasi yang dilancarkan ganda peraih emas Asian Games 2018 itu lebih banyak menghasilkan angka dibandingkan dengan pasangan Malaysia berperingkat 14 dunia itu.

Menurut Kevin hal itu menunjukan bahwa dirinya bersama dengan Marcus bermain tanpa beban. Keduanya pun bisa menikmati setiap pertandingan.

"Strategi kami hari ini bermain tanpa beban, dan menikmati setiap pertandingannya untuk bisa merebut kemenangan. Pasti, kami mengincar setiap pemain yang tidak siap untuk mendulang poin," tambah Kevin.

Kemenangan atas wakil Malaysia itu membuat Marcus/Kevin berpeluang mempertahankan gelar Daihatsu Indonesia Masters dan menjadikan pasangan nomor satu dunia itu menjadi jawara turnamen ini untuk empat kali beruntun sejak 2018.

Pada partai puncak, Marcus/Kevin akan ditantang wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pada partai semifinal, unggulan ketiga dari Jepang itu sukses mengatasi perlawanan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), dengan skor 21-18, 19-21, 21-17. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww