Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pengalaman Akeem Ellis Dibutuhkan Pacific Caesar

Pengalaman Akeem Ellis Dibutuhkan Pacific Caesar
Akeem Ellis. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 23 November 2021 00:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Soal memilih pemain dalam IBL Draft, Pacific Caesar selalu menarik perhatian.  Sama seperti Indonesia Basketball League (IBL) musim sebelumnya, Pacific selalu mengedepankan pengalaman bermain. Kali ini, dia memilih Akeem Ellis. Pemain 31 yang sudah tampil di liga profesional sejak 2012.

Beberapa pemain pilihan Pacific memang punya pengalaman bermain di liga basket internasional. Dulu mereka pernah mendatangkan Qarraan Calhoun, Michael Fey, David Seagers, Kevin Loiselle, DeCorey Aaron Jones, Taylor Statham, hingga Luis Amable Jacobo III. Semuanya punya ciri khas dalam bermain. Namun kembali lagi, Pacific sangat mengedepankan pengalaman bermain. Karena mereka sadar bahwa pemain dalam rosternya mayoritas pemain muda yang butuh sosok pemimpin di lapangan.

Pada IBL Draft 2021 untuk Foreign Player, di Round 1 Pacific memilih nama Akeem Ellis. Setelah melewati basket level kampus, Ellis bermain untuk Grande Valley Viper di NBA G-League 2013-14. Dia mencetak 6,8 PPG dan 2,9 RPG. Performa Ellis naik dari tahun ke tahun. Namun yang paling tinggi dia mencetak 17,8 PPG, 5,5 RPG, dan 3,7 APG di liga Bola Basket Inggris musim 2015-16 bersama tim Cheshire Phoenix. Dia mencetak 31 kali double digit point dalam 33 pertandingan.

Terakhir, Ellis tercatat sebagai pemain KW Titans selama dua musim (2018-19 dan 2019-20). Dia rata-rata mencetak 17 PPG setiap musimnya. Dalam setiap musim, Ellis juga mampu mencetak 20 poin lebih dari lima kali, begitu juga dengan double-double. Pemain setinggi 198 cm tersebut benar-benar sosok monster poin yang sesungguhnya.

Kekuatan dan pengalaman Ellis sangat diperlukan bagi Pacific Caesar untuk mengimbangi tim-tim IBL dengan bigman kuat seperti Pelita Jaya dengan Dior Lowhorn, atau Hangtuah yang kini mendatangkan Anton Waters. Pacific juga beruntung mendapatkan Ellis, karena dia punya kepribadian yang menarik. Ellis dikenal bisa membangkitkan semangat tim, sama seperti Luis Jacobo di musim 2020. ***

wwwwww