Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Tidak Aktif di PBNU, Gus Ipul Diingatkan Habib Salim untuk Tidak Provokatif

Tidak Aktif di PBNU, Gus Ipul Diingatkan Habib Salim untuk Tidak Provokatif
Ketua PBNU Habib Muhammad Salim Al Jufri. (foto: Istimewa)
Selasa, 23 November 2021 00:39 WIB

JAKARTA - Pernyataan Syaifullah Yusuf yang menyebut kondisi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak kondusif jelang Muktamar ke-34 yang akan digelar di Lampung pada 23 -25 Desember, patut disesalkan.

Ketua PBNU Habib Muhammad Salim Al Jufri mengatakan, di tengah keinginan agar Muktamar NU berjalan sejuk, Gus Ipul justru melontarkan pernyataan bernuansa provokatif.

"Kalau menggunakan asosiasi umum, makna tidak kondusif bisa berarti PBNU sedang kacau balau, situasi kantor sedang tidak mendukung untuk terjadinya aktivitas. Ini provokatif sekali," ujar Habib Salim dalam keterangannya, Senin (22/11).

Habib Salim mengimbau kepada keluarga NU untuk tenang dan cermat mencerna suatu pernyataan. "Kita semua keluarga besar NU harus tetap memberikan dukungan untuk menciptakan suasana yang teduh. Jangan mudah terjebak pada propaganda negatif macam begini,” katanya.

Diceritakan Habib Salim, sosok Gus Ipul sebagai Ketua PBNU juga tidak terlalu aktif. Bukan sekadar tatap muka, di percakapan pesan singkat juga tidak terlalu aktif.

"Maaf-maaf ya, Gus Ipul itu Ketua PBNU yang hanya aktif pada saat ada momentum politik, muktamar atau Pemilu. Beliau di grup WA saja tidak pernah nongol. Mana tahu kondisi PBNU dan perkembangan tentang SK-SK PWNU dan PCNU," tuturnya.

Soal pemberlakukan PPKM Level 3 yang bertepatan dengan tanggal Muktamar, lanjutnya, hal tersebut adalah ranah Pimpinan PBNU untuk memusyawarahkan tanggal yang akan diambil.

"Mari kita serahkan PBNU untuk memutuskan kapan pelaksanaan muktamar, sesuai amanat Munas dan Konbes kemarin. Itu domain PBNU. Jangan bikin gaduh," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww