Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Gregoria Buang Peluang Maju ke Perempatfinal

Gregoria Buang Peluang Maju ke Perempatfinal
Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 20:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Wakil tuan rumah satu-satunya di nomor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung tak mampu menyingkirkan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong di babak 16 besar. Dia membuang peluang untuk melaju ke babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021.

Bermain apik di gim pertama dan menang mudah, tak mampu dipertahankan Gregoria di gim kedua. Konsistensinya dalam kejuaraan berhadiah total 850 ribu dolar AS yang mentas di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (25/11/2021), tidak mampu dijaga.

"Jujur, saya masih belum puas dengan penampilan tadi karena di gim kedua saya banyak melakukan kesalahan sendiri saat lawan sudah mulai mengubah pola permainan.
Sebenarnya dari awal saya menargetkan diri saya bukan untuk menang, tetapi untuk main bagus dulu. Saya pasti ingin menang tapi lawan juga ingin menang," ujar Gregoria.

Bahkan di gim ketiga Gregoria sempat memberikan harapan segar. Setelah tertinggal 3-9, pelan tapi pasti, dia bisa bermain lebih baik dan unggul. Gregoria juga memimpin jauh hingga 19-16. Sayang setelah itu, kembali bermain ragu-ragu. Akhirnya, juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu malah takluk dengan skor 21-11, 9-22, 20-22.

"Rasanya nyesek ingin menangis tadi. Jujur dari ketinggalan sampai memimpin, saya tidak berasa apa pun. Saya cuma berpikir, seandainya kalah, saya tidak boleh kalah dengan melepas kesempatan itu Maksudnya, kalaupun kalah, saya harus berjuang dulu," ujar Gregoria.

Sebagai pemain tunggal putri terbaik di Tanah Air, Gregoria sebenarnya ingin memberikan yang terbaik. Tetapi performanya tidak konsisten. Berkat kekalahannya tersebut, kans untuk tampil ke BWF World Tour Finals, juga tertutup.

Dia pun memilih untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia di Huelva Spanyol, medio Desember nanti.

"Saya berharap apa yang kurang di sini dan di pertandingan-pertandingan sebelumnya bisa diperbaiki dalam waktu beberapa minggu sebelum berangkat ke Kejuaraan Dunia," tukasnya. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww