Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
19 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Pengamat: Menteri Sofyan Djalil Layak Kena Reshuffle

Pengamat: Menteri Sofyan Djalil Layak Kena Reshuffle
Menteri Sofyan Djalil. (Foto: Istimewa)
Kamis, 25 November 2021 23:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga meminta Menteri ATR/BPN Menteri Sofyan Djalil untuk direshuffle. Hal itu dikarenakan kasus mafia tanah yang belum bisa diatasi selama pemerintahan Jokowi.

"Persoalan ini seolah sudah menjadi benang kusut yang sulit untuk diurai," ujar Jamiluddin melalui keterangannya kepada GoNews.co, Selasa (25/11/2021).

Bahkan, beredar informasi bahwa internal ATR/BPN bisa diajak kerja sama oleh para mafia. "Celah ini benar-benar dimanfaatkan para mafia tanah untuk mengeruk keuntungan sebesar mungkin," bebernya.

Menurutnya, ini mengindikasikan tidak berhasilnya revolusi mental di lembaga negara tersebut. "Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab Menteri ATR/BPN," tegasnya.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, meminta Sofyan Djalil untuk segera direshuffle. "Harapannya agar ATR/BPN nantinya diisi menteri yang mumpuni dalam melakukan revolusi mental di internalnya," harapnya.

Terlebih, lanjut akademisi dari Universitas Esa Unggul itu, reshuffle wajib dilakukan agar penggantinya bisa memberantas kasus mafia tanah.***

wwwwww