Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Nasional

Kabar Mutasi Tak Wajar di Ditjen Perhubungan Darat, Anggota DPR Dorong Pejabat Beri Penjelasan

Kabar Mutasi Tak Wajar di Ditjen Perhubungan Darat, Anggota DPR Dorong Pejabat Beri Penjelasan
Ilustrasi mutasi kerja. (gambar: ist./konsultanpsikologijakarta.com)
Rabu, 01 Desember 2021 16:42 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Novita Wijayanti saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (1/12/2021) menyatakan, perlu ada penjelasan dari pejabat berwenang soal kabar beredarnya daftar nama yang diusulkan dalam mutasi pejabat di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kemenhub RI. Pernyataan wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra itu merespons kabar dugaan jual beli jabatan yang bocor dan meresahkan para pegawai Ditjen Perhubungan Darat.

"Perlu dilakukan rapat internal di Ditjen Perhubungan Daratnya. Pak Budi (Menteri Perhubungan) dan jajarannya harus meredam, daftar nama yang beredar itu benar atau tidak. Kalau tidak benar ya tinggal disampaikan bahwa itu hoax," kata Novita kepada GoNEWS.co.

Novita menjelaskan, jika pun daftar nama yang beredar itu benar maka perlu disampaikan alasan-alasan rasionalnya. "Walaupun mungkin itu kewenangan, tapi orang bisa melihat reasonable-nya gimana," ujar Novita.

"Apakah orang itu memang kompeten, apakah sesuai dengan kinerja dan posisi yang ditempati itu pantas," ujarnya.

Novita melanjutkan, perlu dilakukan koordinasi yang kuat di internal Ditjen Perhubungan Darat agar situasi kerja para pegawai tetap stabil dan kondusif. "Kalau suatu lembaga kondisinya tidak stabil juga kan nanti akan mempengaruhi kinerja," pungkas Novita.

Sebelumnya, sumber internal di Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI mengungkapkan, sejumlah nama yang diusulkan dalam mutasi pejabat administrator dan eselon III serta eselon IV di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kemenhub RI beredar di kalangan pegawai dan menimbulkan keresahan. Beberapa nama itu disebut terafiliasi dengan rekanan Ditjen Perhubungan Darat.

Terkait hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Baladhika Adhyaksa Nusantara Yunan Buwana meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut peristiwa yang mereka sebut dengan 'dugaan jual beli jabatan' di Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI itu.***

Editor:Muslikhin Effendi
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww