Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
2
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
24 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
3
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
4
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
4 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
3 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Busanan Sayangkan Leo Mundur

Busanan Sayangkan Leo Mundur
Busanan Ongbamrungphan. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 02 Desember 2021 11:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pebulutangkis tunggal putri asal Thailand, Busanan Ongbamrungphan sukses menjalani laga kedua di Grup B Turnamen Bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Busanan tanpa menemui kesulitan mengalahkan pemain Singapura, Yeo Jia Min 21-7, 15-9 (mundur) dalam tempo 31 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (2/12/2021).

Kendati berada dalam satu grup dengan pebulutangkis papan atas Akane Yamaguchi (Jepang) dan An Se Young (Korea Selatan), Busanan ingin tampil maksimal. Sedangkan Yeo yang mundur karena cedera lutut kiri yang kambuh, harus tersingkir dari gelaran berhadiah total 1,5 juta dolar AS ini.

Sebelumnya, Rasmus Gemke dari Denmark dan Kento Momota asal Jepang tidak bisa meneruskan pertandingan menyusul cedera. Yang terakhir, pasangan ganda putra Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India), juga mundur di hari Kamis (2/12/2021).

"Saya bermain lebih baik dari sebelumnya. Sayang saja Yeo harus mundur diri," ungkap Busanan seusai bertanding.

Dia mengaku sudah sejak awal melihat permainan lawan tidak pada performa terbaik. Hingga gim kedua, menurut Busanan, Yeo sudah tak lagi agresif dan cenderung melepas permainan net maupun drop shot darinya. "Saya turut prihatin dengan Yeo," imbuhnya.

Untuk laga lanjutan, Busanan mengakui bakal menemui jalan yang berat melawan Akane. Untuk itu dirinya ingin tampil maksimal dan tanpa beban. "Laga melawan Akane sangat berat, tapi saya mau tampil maksimal saja dan tanpa beban," ujar Busanan.

Sebelumnya, Busanan menelan kekalahan dari An Se Young di laga awal, Rabu (1/12/2021). Dia memang memanfaatkan ajang ini untuk menambah pengalaman bermain melawan pemain kelas dunia.

"Saya senang bisa bertanding dengan pemain papan atas. Ini menjadi pengalaman terbaik," ungkap Busanan. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww