Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Arisa/Yuta Kecewa Gagal Juara

Arisa/Yuta Kecewa Gagal Juara
Yuta Watanabe/Arisa Higashino. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Minggu, 05 Desember 2021 15:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda campuran asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino harus memendan kekecewaan. Dalam laga final BWF World Tour Finals 2021, Arisa/Yuta dikalahkan wakil dari Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.

Bertanding di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Minggu (5/12/2021), peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu harus puas ssbagai runner-up. Wakil asal Negeri Sakura ini takluk di tangan Dechapol/Sapsiree dengan skor 19-21, 11-21 hanya dalam tempo 40 menit.

Selepas pertandingan, Yuta mengaku kecewa berat seusai kalah di partai pemungkas ajang berhadiah total 1,5 juta dolar AS itu. Pebulutangkis kelahiran 13 Juni 1997 itu sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk bisa merengkuh gelar juara.

Sayang usaha kerasnya bersama Arisa belum berhasil. Dalam laga ini Dechapol/Sapsiree terlihat bermain lebih dominan sejak awal laga.

"Jujur saya sangat kecewa. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi kami gagal," ungkap Yuta.

Sementara Arisa menolak bahwa kegagalan di final ini karena pasangan ganda campuran nomor empat dunia ini merasa kelelahan. Menurut Arisa, laga melawan Dechapol/Sapsiree berlangsung sangat ketat. Sayangnya bersama Yuta, dirinya belum berhasil meraih podium tertinggi di ajang ini.

"Kami tidak merasakan kelelahan, kami menganggap lawan pada hari ini bermain sangat baik dan kami sudah mengeluarkan bentuk permainan terbaik kami untuk meraih hasil maksimal," tambah Arisa.

Berkat kemenangan ini, pasangan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai tercatat telah meraih gelar empat kali beruntun atau istilahnya quadruple. Mulai dari Hylo Jerman Open 2021, Daihatsu Indonesia Masters 2021, SimInvest Indonesia Open 2021 hingga terakhir di HSBC BWF World Tour Finals 2021.

Selain itu, hasil ini juga membuat pasangan ganda campuran berperingkat dua dunia itu revans seusai pernah kalah di final Denmark Open 2021 dari Yuta/Arisa dengan skor 18-21, 9-21. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww