Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Bentrok Saudara Terjadi di Lapangan

Bentrok Saudara Terjadi di Lapangan
Andre Adriano. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 07 Desember 2021 19:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Indonesia  Basketball League (IBL) 2022 akan dihiasi dengan benturan saudara. Andre Adriano akan kembali berhadapan dengan sang adik, Mario Davidson. Musim lalu, Andre  membela West Bandits Solo sempat berhadapan dengan sang adik, Mario yang berlaga membawa bendera Indonesia Patriots.

Kali ini, Andre bakal berbaju Prawira Bandung harus siap menghadapi Mario yang kembali terpilih memperkuat tim Elite Muda, Indonesia Patriots.

Andre gembira sang adik meniti karier di dunia bola basket mengikuti jejak dirinya dan Sang Ayah, David Soesiono. “Mario lebih berbakat dibanding saya,” aku Andre suatu ketika.

“Bangga sekali melihat adik yang dari kecil latihan bersama, sekarang ada di IBL. Semoga bisa berkembang dan memajukan basket Indonesia sama-sama,” sambung Andre.

Sementara bagi Mario, Andre adalah seorang kakak dan mentor baginya. “Kak Andre selalu berpesan agar saya lebih giat latihan kalau mau mengikuti jejaknya menjadi pemain profesional,” ujar Mario. ***

wwwwww