Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Nasional

Penyederhanaan Surat Suara Bisa Direstui DPR Jika Penuhi 2 Hal Ini...

Penyederhanaan Surat Suara Bisa Direstui DPR Jika Penuhi 2 Hal Ini...
Simulasi pengunaan surat suara sederhana di Bali, Kamis, 2 Desember 2021. (foto: ist./antara)
Kamis, 09 Desember 2021 15:02 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II Fraksi PDIP Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan bahwa Komisi II DPR mungkin saja merestui inovasi surat suara yang dilakukan oleh KPU selama memenuhi 2 asas. Hal tersebut disampaikan Rifqi dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Kedua asas tersebut yakni, Efektif-Efisien "Khususnya soal anggaran, serta Langsung Umum Bebas dan Rahasia (Luber) - Jujur dan Adil (Jurdil)."

"Kalau memang penyederhanaan surat suara itu bisa meng-cover dua hal itu, bukan tidak mungkin Komisi II DPR RI akan memberikan restu kepada KPU untuk melakukan terobosan baru penyederhanaan surat suara di 2024," jelas Rifqinizamy dikutip GoNEWS.co.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi penggunaan satu hingga tiga lembar surat suara untuk Pileg dan Pilpres 2024 beberapa waktu lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww