Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bebas, Tersangka Penyerangan Rumdin Agung Nugroho Minta Maaf kepada AHY dan Kader

Bebas, Tersangka Penyerangan Rumdin Agung Nugroho Minta Maaf kepada AHY dan Kader
Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho saat silaturahmi ke LAM. (Foto: Istimewa)
Kamis, 09 Desember 2021 15:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

PEKANBARU - Sebanyak dua orang tersangka penyerangan rumah dinas Calon Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho resmi bebas. Itu setelah Agung bersama tokoh Masyarakat Melayu Riau sepakat untuk berdamai dan memaafkan para pelaku.

Keduanya, yakni Muhammad Irfan dan Syarifuddin alias Anju sempat mendekam di sel tahanan Mapolda Riau selama sepekan, pasca ditangkap Polisi di Jalan Harapan Raya, Pekanbaru, selang beberapa jam usai aksi penyerangan.

Melalui sebuah video, pelaku Irfan menyatakan bahwa dirinya memang telah membuat sebuah kesalahan dan kekhilafan. Bahkan dalam permintaan maafnya, Irfan juga menyebut nama mantan ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar sebagai pemberi sebuah informasi yang membuat dia bersama rekannya gelap mata dan melalukan penyerangan.

"Saya meminta maaf yang sebesarnya kepada Bapak Haji Agung Nugroho atas informasi Bapak Asri Auzar dan Surya Lesmana. Informasi yang diberikan tidak benar. Saya sudah klarifikasi langsung ke Pak Agung, memang informasinya tidak benar," ujar Irfan.

Dalam kesempatan itu, ia juga turut meminta maaf kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karena telah membuat keributan sehari jelang pelaksanaan Musda DPD Demokrat Riau. Termasuk juga memintaaaf kepada seluruh Kader PD seluruh Indonesia, dan Riau secara khusus.

"Saya juga turut meminta maaf kepada Ketum PD Mas AHY dan seluruh kader Demokrat," imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Syarifuddin alias Anju. Pria berbadan tegap ini merasa sangat bersalah, dan mengakui perbuatan yang dilakukan pada Senin (29/11/2021) malam tidak benar sekaligus melanggar hukum. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan sama di masa mendatang.

"Saya mengaku sangat salah karena telah membuat keributan. Saya meminta maaf kepada Ketum PD dan seluruh kader Demokrat tanah air," pungkasnya.***

wwwwww