Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lima Kota Tempat Penyelenggara Indonesia Basket Festival

Lima Kota Tempat Penyelenggara Indonesia Basket Festival
Dany Kosasih (Foto: PP Perbasi)
Rabu, 05 Januari 2022 00:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Turnamen bola basket bertajuk Indonesia Basketball Festival (IBF) resmi diluncurkan Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi). Turnamen ini akan digelar di lima kota. Diawali dari Timika, Papua pada 7-11 Januari 2022, dilanjutkan Bali (23-27 Februari 2022), Surabaya (16-20 Maret 2022), Yogyakarta (11-15 Mei 2022) dan terakhir di Jakarta (1-5 Juni 2022).

Setelah itu ada Championship Series yang bakal diselenggarakan pada 21-16 Juni 2022. Program IBF merupakan rangkaian menuju FIBA Asia Cup 2021 yang akan dilaksanakan di Jakarta, 12-24 Juli mendatang. Karena itu, penyelenggaraan IBF digagas bersama Panitia FIBA Asia Cup.

Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih mengatakan, usia peserta yang bertarung pada turnamen IBF dibatasi antara 19-22 tahun. Sementara tim peserta berasal dari masing-masing daerah dari klub yang ada.

"Usia peserta memang sengaja kami batasi antara 19-22 tahun karena memang menyesuaikan kebutuhan. Kami berharap mendapatkan banyak data pemain dari seluruh Indonesia untuk menyuplai kebutuhan pemain kita ke depan," ujar Danny Kosasih pada peluncuran IBF secara virtual, Selasa, 4 Januari 2022.

Danny menambahkan, kegiatan IBF diharapkan bisa keasadaran masyarakat lantaran Indonesia akan menjadi tuan rumah dua ajang internasional, yaitu FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023. FIBA Asia Cup 2021 mestinya digelar tahun lalu, namun diundur pada tahun ini karena alasan penyebaran Covid-19.

"Kami berupaya menumbuhkan awareness masyarakat terhadap bola basket. Terutama menumbuhkan euforia menyambut FIBA Asia Cup 2021 pada Juli nanti," kata Danny Kosasih.

Junas Miradiarsyah. (Foto: PP Perbasi)

Ketua Pelaksana FIBA Asia Cup 2021 Junas Miradiarsyah berharap program IBF bisa lebih mendekatkan masyarakat terhadap bola basket dalam menyambut FIBA Asia Cup 2022.

Di sisi lain, Junas juga menjelaskan pertimbangan panitia memilih lima kota penyelenggara IBF. 

Menurut Junas, banyak pemain potensial dari kota-kota yang dipilih tersebut. "Kita lihat dari liga sendiri banyak sekali pemain-pemain yang berasal dari kota-kota tersebut,” katanya.

Sementara Mimika dipilih karena lokasi itu merupakan salah satu bekas tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun lalu. 

"Kami datangkan ke Mimika karena kami tahu ada PON sebelumnya. Kami lihat setelah ajang olahraga, kalau bisa berkesinambungan. PON luar biasa, yang di dalamnya ada basket. Jadi jika ada kesempatan melanjutkan ajang seperti itu akan baik,” tandasnya.

Selain kompetisi basket, IBF juga menghadirkan kegiatan hiburan seperti bazar dan juga coaching clinic yang menghadirkan atlet profesional Indonesia. Event ini juga mendapat dukungan dari berbagai sektor seperti Bank Mandiri dan PT Freeport Indonesia.***

wwwwww