Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Ada Jokinya, BIN Ungkap Pelaku Perjalanan Luar Negeri Karantina Digantikan Orang Lain

Ada Jokinya, BIN Ungkap Pelaku Perjalanan Luar Negeri Karantina Digantikan Orang Lain
Kapolda Metro Fadil Imran saat meninjau langsung proses penegakan protokol kesehatan (prokes) terhadap Pelaku Perjalanan Internasional (PPI) yang masuk melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 08 Januari 2022 21:48 WIB

JAKARTA - Wajib karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke wilayah Indonesia diduga diwarnai dengan kecurangan. Diduga ada pemain pengganti atau joki saat karantina PPLN.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengungkap adanya pelanggaran masa wajib karantina bagi PPLN yang masuk ke wilayah Indonesia.

Berdasarkan pemantauan ada pelanggaran pemain pengganti dalam proses wajib karantina pelaku perjalanan luar negeri tersebut. "Dari hasil survailance di lapangan, perlu saya informasikan bahwa masih banyak faktanya pelanggaran yang menunjukkan masih tidak disiplin dan tidak tertib dalam melaksanakan karantina. Masih banyak pemain pengganti," kata Budi saat menghadiri peluncuran Aplikasi Monitoring Karantina Presisi di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (6/1/2022) lalu.

Pelanggaran selanjutnya, kata Budi, adanya interaksi mereka yang melakukan karantina dengan pihak luar. Misalnya, penjual makanan, ojek online, saudara dan teman. Bahkan, menurut Budi, ada upaya untuk membujuk petugas agar para PPLN melakukan karantina secara mandiri di rumahnya masing-masing.

"Yang kedua ada interaksi terjadi karena para penjual makanan, ojol, maupun saudara atau teman-teman datang ke tempat karantina. Termasuk upaya untuk negosiasi membujuk para petugas bisa karantina mandiri di rumah," ujar Budi.

Di sisi lain, Budi memastikan, BIN juga ikut melakukan pengawasan di pintu masuk wilayah Indonesia, guna mencegah penyebaran varian varu Covid-19.

"Kami dari intelijen juga mengamati secara ketat pintu-pintu masuk bagi perjalanan luar negeri termasuk dalam masa karantina. Kita harus mengapresiasi dan menyambut baik peluncuran aplikasi karantinanya yang digagas Bapak Kapolri. Dengan adanya aplikasi ini semua bisa terpantau secara baik. Saya harapkan semua pos lintas batas semakin semangat dengan aplikasi ini," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww