Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Hasto Sebut Ada Kepentingan Politik Pilpres di Balik Pelaporan Ganjar Pranowo

Hasto Sebut Ada Kepentingan Politik Pilpres di Balik Pelaporan Ganjar Pranowo
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 08 Januari 2022 20:15 WIB

JAKARTA - Ada aroma kepentingan politik tertentu di balik upaya pelaporan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke KOmisi Pemberantasan Korupsi.

Bahkan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meyakini, ada pihak yang sengaja memainkan kepentingan politik jelang Pilpres 2024 terkait dilaporkannya Ganjar Pranowo.

"Kami mensinyalir hal itu tidak terlepas dari berbagai dinamika politik dalam rangka Pilpres 2024 yang akan datang," ujar Hasto kepada wartawan, Sabtu (8/1/2022).

Hasto mengatakan, memang bukan hal istimewa ketika ada pihak tertentu yang sengaja memaikan kasus-kasus hukum demi kepentingan politik.

Terlebih, kata dia, selain Ganjar, kader PDIP yang juga tengah dilaporkan ke KPK adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Ini karena menjelang tahun politik lalu ada yang menggunakan hal tersebut sebagai ya isu-isu politik," katanya.

Meski demikian, Hasto menegaskan, PDIP tidak akan memberikan intervensi apapun dan mendorong semua penegak hukum bekerja sesuai aspek-aspek hukum berkeadilan.

"KPK harus bergerak, kejaksaan harus bergerak, aparat kepolisian harus bergerak, pengadilan harus memberikan keputusan yang terbaik berdasarkan aspek keadilan yang substantif," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww