Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022

Leander Dipaksa Kerja Keras, Ihqwal Puas

Leander Dipaksa Kerja Keras, Ihqwal Puas
Hendry Leander (Foto: PBSI)
Senin, 10 Januari 2022 20:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 resmi bergulir di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Senin (10/1/2022). Seleknas yang mempertandingkan dua kategori, yaitu Taruna (untuk atlet kelahiran tahun 2004 dan seterusnya) dan Dewasa (untuk atlet kelahiran tahun 2002 dan 2003) akan berlangsung hingga 15 Januari 2022.

Seleknas diikuti 397 pemain yang datang dari 27 provinsi. Di babak awal mereka akan bertanding secara round robin.

Laga seru langsung terjadi di grup K sektor tunggal taruna putra, saat Hendry Leander (Jawa Tengah) harus memeras keringat lebih banyak usai dipaksa kerja keras oleh wakil Sulawesi Tenggara, Ihqwal Rezky Ramadhan. Leander yang menempati unggulan ke-14 menang susah payah 30-29, 21-18. Lambatnya adaptasi lapangan membuat Leander sempat kesulitan di gim pertama.

"Saya kesulitan beradaptasi dengan lapangan di gim pertama. Dari kondisi angin dan lampu juga agak silau. Selain itu, feeling saya juga belum dapat banget," ujar Leander usai pertandingan.

"Di gim kedua, saya menang angin jadi lebih enak menyerangnya. Di sisi lain, lawan juga bermain bagus. Dia defensenya menyulitkan. Kunci kemenangan saya hari ini adalah bermain lebih sabar dan tidak banyak mati sendiri," lanjut atlet kelahiran 27 Agustus 2006 itu.

Sudah meraih kemenangan pertama, Leander langsung bersiap menghadapi laga kedua melawan Muhammad Rizky Akbar (Jawa Timur). Dia bertekad untuk tampil lebih baik juga memperbaiki adaptasi lapangan dan bola. 

Sementara itu, Ihqwal mengaku sangat puas dengan penampilannya pada laga tadi. Walau belum berhasil menang, dia mengaku sudah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

"Alhamdulillah hari ini saya bisa main bagus dan saya puas dengan penampilan tadi. Saya juga sudah mengeluarkan semua yang terbaik," tutur Ihqwal.

"Memang sayang tadi di gim pertama saya tidak bisa menyelesaikan laga. Saya hilang fokus dan terlalu terburu-buru," sambungnya.

Iqhwal menyampaikan kebahagiannya bisa menjajal lapangan di Pelatnas Cipayung dan juga ia masih membidik kemenangan di laga pamungkas.

"Saya sampai di Jakarta tadi malam jam 11, senang sekali bisa ikut serta di Seleknas ini. Apalagi mainnya di pelatnas," ungkap Iqhwal.

"Insya Allah di laga terakhir saya bisa memberikan penampilan terbaik lagi. Mudah-mudahan bisa meraih kemenangan," tutupnya. ***


wwwwww