Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pelita Jaya Ingin Mengulang Sukses

Pelita Jaya Ingin Mengulang Sukses
Pelita Jaya Jakarta (Dok. iblindonesia)
Jum'at, 14 Januari 2022 09:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelita Jaya Bakrie Jakarta bisa jadi masih memendam rasa penasaran. Pasalnya, mereka gagal merengkuh gelar juara pada dua musim terakhir. Padahal, boleh dibilang tim ini sangat dominan dalam setiap permainan.

Pada Indonesia Basketball League (IBL) 2021 lalu, satu-satunya tim yang mengalahkan Pelita Jaya hanya Satria Muda Pertamina Jakarta. Tapi di IBL 2022, mereka harus waspada dengan tim-tim lainnya juga.

Pelita Jaya mengumpulkan tim juara di musim depan. Pertama, mereka memanggil lagi dua pemain asing andalannya di tahun 2020, yakni Kevin Kardell Bridgewaters dan Dior Alexandros Lowhorn. Dengan komposisi ini saja, mereka jelas ingin mengulang sukses, seperti dua musim yang lalu. Bridgewaters merupakan pengatur serangan handal, sedangkan Lowhorn sangat dominan di bawah ring.

Punggawa-punggawa timnas Indonesia baik senior dan junior juga ada di tim tersebut. Kalau dari tim senior ada Andakara Prastawa Dhyaksa, Vincent Rivaldi Kosasih, Govinda Julian Saputra. Lalu ada pula nama-nama yang pernah dipanggil timnas, seperti M. Hardian Wicaksono dan Reggie William Mononimbar. Pelita Jaya juga masih diperkuat Teddy Apriyana Romadonsyah dan Katon Adjie Baskoro. Mereka punya reputasi dan kemampuan yang baik di basket profesional Indonesia.

Dari timnas junior yang ada di tim Pelita Jaya, yakni M. Arigho Hadran Noor, Yesaya Alessandro Michael Joseph Saudale, dan Hendrick Xavi Yonga. Kemudian ada pemain muda yang disebut-sebut sebagai pemain masa depan Indonesia, yaitu Fernando Fransco Manansang yang berasal dari Sulawesi Utara. Dengan komposisi ini saja, bisa dibilang kalau Pelita Jaya punya skuad yang dalam baik di tim inti dan lini kedua.

Tapi yang paling menarik adalah di sisi official. Fictor G. Roring turun gunung lagi setelah sekian lama hanya berdiri di balik layar Pelita Jaya. Coach Ito punya persona yang bisa membangkitkan tim juara. Pengalaman serta track record pelatih berusia 49 tahun tersebut sangat bagus. Pernah beberapa kali memimpin tim menjuarai liga basket profesional Indonesia. Kehadirannya bisa menjadi magnet tersendiri bagi IBL Fans.

Pelita Jaya benar-benar tidak ingin gagal lagi seperti musim lalu. Mereka bakal tampil habis-habisan guna merebut kembali gelar IBL yang pernah mereka raih di musim 2016-17. ***

wwwwww