Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Gaya Unik Anies dalam Mengcounter Isu Menurut Pengamat

Gaya Unik Anies dalam Mengcounter Isu Menurut Pengamat
Gubernur Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Senin, 17 Januari 2022 14:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dianggap melakukan tindakan unik dalam mengcounter semua isu miring yang ditujukan terhadap dirinya.

Bahkan Anies Baswedan dianggap hanya membalas kritik keras Giring Ganesha dengan satire. Demikian disampaikan Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada GoNews.co, Senin (17/1/2022) di Jakarta.

"Gaya komunikasi Anies yang cenderung indirect memang sesuai kultur orang timur. Hal itu sesuai yang dikatakan Edward T Hall, komunikasi orang timur pada umumnya indirect namun banyak makna," ujarnya.

"Hal itu kerap dilakukan Anies saat mengcounter serangan yang ditujukan kepadanya. Anies tidak membalasnya secara langsung, tapi melalui pengandaian. Kecenderungan seperti itu juga kerap dilakukan oleh orang-orang yang terdidik. Orang terdidik pada umumnya berkomunikasi secara santun dengan mengedepaankan etika," paparnya.

Namun kata Dia, berbeda halnya saat Anies menyampaikan informasi, biasanya ia sangat jelas, runtun, dan sangat beretika. Karena itu, orang menerima informasinya akan mudah memahaminya. "Jadi, gaya komunikasi Anies memang berbeda saat mengcounter dan saat menyampaikan informasi. Meski berbeda, Anies tetap menjaga etika," urainya.

Sebelumnya, Video Anies Baswedan viral. Dalam video itu Gubernur DKI Jakarta diduga menyindir Ketum PSI, Giring Ganesha. Video Anies Baswedan yang diduga menyindir Giring tersebut viral di media sosial Twitter. Video ini diunggah oleh akun @Mdy_Asmara1701, pada Selasa 12 Januari 2022. "Lagi enak-enak nyanyi. Eh diusir pak @aniesbaswedan," cuit akun Twitter @Mdy_Asmara1701.

Dalam tayangan video berdurasi 47 detik itu ada dua orang sedang menyanyi lagu Giring lalu datang Anies Baswedan mengusir keduanya. "Mas-mas ini kita mau kerja ya. Jangan nyanyi di sini ya mas, berisik ya," kata Anies Baswedan.

Dua orang itu pun stop menyanyi dan langsung merespons Anies. "Mau kerja ya pak? Ampun pak. Awas kejeblos ya pak," jawab keduanya. Video itu viral kemudian mendapat respons positif dari banyak warganet.***

wwwwww