Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  PON

1 Mobil Milik Arteria Dahlan PDIP Tercatat 16 Bulan Tunggak Pajak Rp10 Juta

1 Mobil Milik Arteria Dahlan PDIP Tercatat 16 Bulan Tunggak Pajak Rp10 Juta
Mobil-mobil milik Arteria Dahlan di DPR. (Arsip Istimewa)
Jum'at, 21 Januari 2022 11:13 WIB

JAKARTA - Salah Satu kendaraan milik politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan dengan nomor polisi B XXX TJS tercatat sudah menunggak pembayaran pajak selama 16 bulan.

Dilansir GoNews.co dari CNNIndonesia.com yang menelusuri melalui situs resmi data kendaraan dan pajak kendaraan bermotor Pemprov DKI Jakarta, pada Jumat (21/1) pukul 08.30 WIB, mobil merek Nissan Terra tersebut belum membayar pajak sejak jatuh tempo pada September 2020 lalu.

Dalam laman tersebut, pajak kendaraan yang belum dibayarkan oleh Arteria merupakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang harus dibayarkan setiap tahunnya. Adapun total PKB yang harus dibayarkan Arteria setiap tahunnya sebesar Rp8.669.000.

Sementara, dengan adanya penunggakan pembayaran pajak yang dilakukan Arteria, maka ia harus mengeluarkan denda tambahan sebesar Rp2.146.300. Sehingga total pembayaran pajak yang harus dibayarkan oleh politisi PDIP tersebut mencapai Rp10.815.300.

Sementara, Arteria belum angkat suara terkait kabar tunggakan pajak pada salah satu kendaraannya. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Arga Dirja Putera saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku belum mengetahui secara pasti informasi tersebut. "Saya belum memonitor itu," ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (21/1).

Sebelumnya, Arteria diketahui memarkir lima mobil miliknya di parkiran Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Anehnya, lima mobil mewah itu menggunakan plat nomor kepolisian yang sama yakni 4196-07.

Merek dari lima mobil mewah itu adalah Mitsubishi Grandis, Toyota Fortuner, Toyota Vellfire, Nissan X-Trail, dan Mitsubishi Pajero. Usai menjadi sorotan, Arteria kemudian memasang masing-masing kendaraan dengan nomor polisi yang berbeda-beda. Masing-masing nopol mobil itu adalah B XXXX TJS untuk merek Nisan Terra, B XXXX WZX untuk Nissan Livina, serta nopol kepolisian 4196-07 untuk Mitsubishi Pajero Sport Dakar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww