Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Anies Baswedan Layak Pimpin IKN, Tetapi Apa Pak Jokowi Rela?

Anies Baswedan Layak Pimpin IKN, Tetapi Apa Pak Jokowi Rela?
Gubernur Anies Baswedan dan Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (foto: Istimewa)
Kamis, 27 Januari 2022 00:00 WIB

JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat layak menjadi Kepala IKN Nusantara.

Menurut Jamiluddin, pengalaman Anies memimpin Jakarta sudah lebih dari cukup untuk menjadi kepala IKN. "Masalahnya, apakah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau menunjuk Anies menjadi Kepala IKN? Peluang Anies untuk itu tampaknya kecil sekali," kata Jamiluddin, Rabu (26/1/2022).

Sebab, lanjutnya, jika Anies jadi kepala IKN akan ada matahari kembar di ibu kota baru itu. "Magnet Jokowi akan berpeluang bersaing dengan magnet Anies. Bersaingnya dua magnet itu tentu tidak dikehendaki oleh pihak-pihak yang menginginkan matahari tunggal di IKN Nusantara," lanjutnya.

Dosen Universitas Esa Unggul itu meyakini para pendukung Jokowi akan dengan tegas menolak hal itu terjadi. "Secara politis juga tidak akan baik bila ada matahari kembar. Rakyat berpeluang akan terbelah sehingga situasi negeri tercinta tidak akan kondusif," tegasnya.

Mantan dekan FIKOM IISIP Jakarta itu juga menyampaikan Anies Baswedan tidak akan menjadi kandidat ketua IKN bukan karena kapasitasnya yang tidak mumpuni, tetapi lebih kepada pertimbangan politis.

"IKN Nusantara hanya akan dipimpin oleh sosok yang magnetnya biasa-biasa saja. Dengan begitu, di IKN Nusantara hanya presiden yang akan menjadi matahari tunggal," tegasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww