Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Muhammadiyah Kritik BNPT yang Menyebut Ada Ratusan Pesantren Terafiliasi Terorisme

Muhammadiyah Kritik BNPT yang Menyebut Ada Ratusan Pesantren Terafiliasi Terorisme
lOGO Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 29 Januari 2022 00:19 WIB

JAKARTA – Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah Wachid Ridwan berpandangan seharusnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tak perlu menyebut adanya ratusan pesantren yang terafiliasi dengan terorisme di forum terbuka.

"Publik cukup tahu bahwa ada banyak lembaga pendidikan agama berbasis pesantren yang terindikasi dengan kelompok jaringan keras, baik secara ideologis maupun pendanaan," katanya, Jumat (28/1/2022).

Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta itu pun menilai, apa yang dilakukan oleh BNPT tersebut kurang tepat. Bisa saja kata dia, masalah ini akan berbuntut panjang.

"Saya kira ini fenomena yang kurang bagus dalam penegakan hukum. Ada data-data informasi yang bersifat biasa, sensistif, dan rahasia. Jadi data mana yang perlu publik tahu, dan data mana yang hanya penegak hukum tahu dan publik tak bisa akses. Pembagian ini harus ketat," ujarnya.

Diketahui, pada rapat dengan Komisi III DPR, Selasa (25/1/2022) kemarin, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, ada 198 pondok pesantren terafiliasi dengan terorisme.

la menyebut, 11 pesantren terafiliasi dengan jaringan organisasi teroris Jamaah Anshorut Khilafah (JAK), 68 pesantren terafiliasi dengan Jemaah Islamiyah (JI), dan 119 pesantren terafiliasi dengan Anshorut Daulah atau simpatisan ISIS.

"Kami menghimpun Ponpes yang kami duga terafiliasi dan tentunya ini juga merupakan bagian upaya-upaya dalam konteks Intel pencegahan yang kami laksanakan di lapangan," ujarnya soal pesantren yang terafiliasi dengan terorisme.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww