Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Soal Gerilya Golkar di Kandang Banteng, PDIP: Namanya Juga Usaha

Soal Gerilya Golkar di Kandang Banteng, PDIP: Namanya Juga Usaha
Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Junimart Girsang. (foto: Istimewa)
Minggu, 30 Januari 2022 18:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Junimart Girsang menanggapi dingin sola gerilya Golkar di Kandang Banteng, Salatiga Jawa tengah beberapa hari lalu. Tanggapannya Ia sampaikan saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Minggu (30/1/2022).

"Namanya juga usaha. Tapi yang pentingkan perankan politik yang sehat, cerdas dan santun," ujar Junimart kepada Wartawan, Minggu (30/1/2022).

Apa yang dilakukan Golkar di 'kandang Banteng' Jawa Tengah sebatas aksi sosial. Menurut Junimart, hal tersebut merupakan hal biasa bagi Parpol yang memang seharusnya bekerja untuk rakyat. "Giat-giat sosial merupakan tanggung awab moral setiap anak bangsa. Kewajiban setiap partai tanpa melihat tempat, ruang dan waktu. Partai kan untuk rakyat. Bukan rakyat untuk partai," ujarnya.

"Jadi apa pun itu, yang pasti, PDIP tetap solid bergerak bersama rakyat dengan semangat gotong-royongnya," ujar Junimart.

Sementara itu, komentar send juga diungkapkan oleh legislator PDIP, Hendrawan Supratikno. Menurutnya aksi Golkar di lumbung suara PDI Perjuangan bahkan tak dianggap sebagai gerilya politik. "Enggak ada gerilya-gerilya," ujar Hendrawan.

Industri politik saat ini, menurut Hendrawan, masih di tahap konsolidasi internal. "Kami semua tenang-tenang. Kami sibuk dengan Omicron ini lho," ujarnya.

GoNews.co Aksi Sosial Golkar di Salatgia
Aksi Sosial Golkar di Salatgia. (Foto: Istimewa)

Diketahui, aksi sosial dan pengobatan gratis diselenggarakan Partai Golkar di Kota Salatiga, Jawa Tengah pada Kamis (27/1) lalu. Seperti diketahui, Jateng merupakan basis massa PDIP. Perolehan suara PDIP di Jateng sangat dominan dalam beberapa Pemilu terakhir. Pada Pemilu 2029 lalu, hasil pemilu legislatif di Jawa Tengah memperlihatkan PDI Perjuangan unggul dengan perolehan 5.769.663 suara atau urutan pertama, sementara Golkar berada di urutan ketiga.

Menurut Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampouw, Golkar sedang melakukan gerilya politik ke Jawa Tengah. Meskipun diketahui sejumlah acara menko perekonomian di sana tak ada satu pun yang dihadiri oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

"Saya membacanya Partai Golkar menganggap gerilya politik itu harus dilakukan. Untuk apa? Menggarami lautan. Jadi sekarang Golkar berani dan percaya diri masuk ke wilayah yang bukan basisnya," kata Jerry.

Indikasi gerilya politik juga nampak dari pernyataan politikus Golkar, Lamhot Sinaga. Kata dia dalam lansiran itu. "Golkar masih punya basis masa tradisionalnya tapi sudah senior. Jadi kalau lama-lama dibiarkan akan hilang, maka ada strategi merangkul kelompok muda bisa dilakukan dengan memanfaatkan kalangan senior," ujarnya.***

wwwwww