Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Nasional

BRIN dan Lembaga Belanda Cari Referensi Situasi Sosial Masa Depan Orang Indonesia

BRIN dan Lembaga Belanda Cari Referensi Situasi Sosial Masa Depan Orang Indonesia
Ilustrasi BRIN. (foto: ist./brin)
Senin, 31 Januari 2022 15:39 WIB
JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies (KITLV) merekam keseharian masyarakat Indonesia untuk dijadikan referensi situasi sosial masa depan. Siaran resmi yang dikutip di Jakarta, Senin (31/1/2022) menyebut, riset ini dilabeli Recording the Future.

"Kolaborasi riset ini tidak hanya menghasilkan data video tapi juga memperkuat network (jaringan) BRIN dengan Lembaga Akademik ternama di Belanda," kata Pelaksana tugas Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN Ahmad Najib Burhani sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Antara.

Kolaborasi juga dilakukan di bidang publikasi ilmiah karena KITLV memiliki publishing house yang terakreditasi internasional.

Untuk itu, kedua pihak melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka meningkatkan kolaborasi riset.

Kepala Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN Lilis Mulyani mengatakan kerja sama dalam nota kesepahaman bertujuan untuk mempromosikan kegiatan ilmiah antara BRIN dan KITLV melalui penelitian kooperatif dan jenis pertukaran lainnya.

Program kerja sama ilmiah dalam nota kesepahaman meliputi ilmu-ilmu sosial dan humaniora di Indonesia.

"Kolaborasi ini dipandang perlu untuk membangun kerja sama dalam pencatatan kehidupan sosial masyarakat Indonesia," tuturnya.

Masing-masing pihak setuju untuk melanjutkan program penyelesaian audiovisual Recording the Future (RtF), yang bertujuan untuk mendokumentasikan kehidupan sehari-hari di Indonesia, setidaknya selama empat tahun dari program RtF.

Dengan demikian, dokumentasi audiovisual untuk merekam masa depan terkait kehidupan sehari-hari di Indonesia dapat terlaksana dengan baik.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww