Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Kartika Tetap Respek dengan Davie Singleton

Kartika Tetap Respek dengan Davie Singleton
David Singleton dan Kartika Siti Aminah (Dok. iblindonesia)
Senin, 31 Januari 2022 15:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA -Seri kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2022 semakin panas. Apalagi, DNA Bima Perkasa Jogja yang akan bertemu Prawira Bandung di Seri kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2022. Laga ini pertarungan gengsi dua pelatih.

Pelatih DNA Bima Perkasa Jogja, Kartika Siti Aminah, merupakan asisten dari arsitek Prawira Bandung, David Singleton, kala keduanya masih berada di tim yang sama. Banyak hal yang dicuri Kartika dari pria asal Amerika Serikat tersebut.

“Saya selalu menggap Coach Dave itu guru saya,” ujar Kartika.

Sayangnya, Kartika harus mengakui keunggulan sang mentor pada laga kali ini. DNA Bima Perkasa Jogja dipaksa bertekuk lutut dari Prawira Bandung pada seri kedua IBL 2022.

“Sangat terhormat bisa bersaing dengan Coach Dave. Namun, saya belum penuh melatih tim ini karena baru ditunjuk sebagai pelatih kepala di seri kedua. Jadi istilahnya belum sempat adu ilmu,” ujar Kartika.

Apresiasi besar diberikan David kepada Kartika. Sebagai mantan rekan kerja, David bangga dengan pencapaian Kartika.

“Saya sangat menghormati Kartika. Dia pelatih kepala wanita pertama di IBL, saya mendoakan yang terbaik untuknya ke depan,” ujar David. ***

wwwwww