Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Cekcok dengan Tetangga, Anak Tewas Disabet Sajam Ayah Bersimbah Darah

Cekcok dengan Tetangga, Anak Tewas Disabet Sajam Ayah Bersimbah Darah
Jenazah Hajrat yang tewas disabet senjata tajam tetangganya disemayamkan di rumah duka Desa Harimau Tandang, Pemulutan Selatan, Ogan Ilir. (Foto/SINDOnews)
Sabtu, 05 Februari 2022 19:15 WIB

OGAN ILIR - Cekcok berujung maut antara ayah dan anak melawan tetangga terjadi di Desa Harimau Tandang, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sang anak tewas terkana sabetan senjata tajam, sedangkan ayahnya terkapar bersimbah darah.

Korban tewas diketahui bernama Hajrat (22). Saat kejadian, Hajrat dan ayahnya, Darmawan terlibat keributan dengan tetangganya SL (55). Kades Harimau Tandang, Samsul mengatakan, bahwa peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu (5/2/2022) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB.

"Anak dan bapak ini terlibat cekcok dengan tetangganya sendiri. Anaknya meninggal, sedangkan bapaknya masih di rumah sakit," ujar Samsul saat ditemui di rumah duka.

Samsul mengaku belum mengetahui dengan pasti penyebab dan kronologi keributan hingga mengakibatkan korban jiwa tersebut. "Saya dapat info dari saksi mata, dua orang ini, korban (anak) dan ayahnya cekcok dengan SL. Tiba-tiba terdengar teriakan minta tolong dari korban yang meninggal," ujar Samsul.

Mendengar adanya keributan, kata Samsul, warga di sekitar lokasi kejadian langsung mendatangi sumber suara dan mendapati korban Hajrat dan ayahnya bersimbah darah dengan luka terkena sabetan senjata tajam di beberapa bagian tubuh. "Menurut saksi mata yang tadi mencoba menolong, kedua korban ayah dan anak ini mengalami luka sabetan. Yang paling parah luka korban, hingga akhirnya meninggal," terang Samsul.

Saat ini, jenazah korban dimakamkan. Sementara dari pihak Polsek Pemulutan saat ini sedang meminta keterangan keluarga korban dan sejumlah saksi. "Masih lidik di lapangan. Nanti kami kabari perkembangan selanjutnya," ujar Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Sumatera Selatan
wwwwww