Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Datangi Pendopo Latihan Beladiri Tarung Derajat Sulawesi Tenggara, Ini Harapan Bamsoet

Datangi Pendopo Latihan Beladiri Tarung Derajat Sulawesi Tenggara, Ini Harapan Bamsoet
Bamsoet saat bertemu Ketua KODRAT Sulawesi Tenggara Rusmin Abdul Gani dan pengurus serta para atlet Tarung Derajat, di Kendari, Rabu (9/2/22). (foto: Istimewa)
Kamis, 10 Februari 2022 15:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KENDARI - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Pengurus Provinsi (Pengprov) KODRAT Sulawesi Tenggara yang telah membentuk Pengurus Daerah (Pengda) KODRAT di 10 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Semakin menguatkan persiapan agar Tarung Derajat kembali menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulawesi Tenggara yang akan diselenggarakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

"Selain mempersiapkan Porda, KODRAT Sulawesi Tenggara juga sedang menyiapkan penyelenggaraan eksibisi Kejuaraan Daerah Tarung Derajat. Jika kedua event tersebut sukses, tidak menutup kemungkinan Sulawesi Tenggara bisa menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Tarung Derajat," ujar Bamsoet saat bertemu Ketua KODRAT Sulawesi Tenggara Rusmin Abdul Gani dan pengurus serta para atlet Tarung Derajat, di Kendari, Rabu (9/2/22).

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain sebagai cabang olahraga, Tarung Derajat juga menjadi latihan bela diri dasar bagi para personel TNI dan Polri, serta beladiri wajib bagi siswa atau taruna Sekolah Tinggi Ilmu Intelijen Negara (STIN). Bahkan Atta Halilintar yang mengakuisisi PSG Pati (AHHA PS Pati FC) serta Raffi Ahmad yang mengakuisisi RANS Cilegon FC, menjadikan Tarung Derajat sebagai salah satu sarana latihan bagi para atlet sepakbola mereka. Selain melestarikan Tarung Derajat, juga untuk menjadikan pemain sepakbola lebih tangkas saat bertanding di lapangan.

"Untuk semakin memasyarakatkan Tarung Derajat, kedepannya jika situasi pandemi Covid-19 sudah semakin terkendali, kita akan buat eksebisi pertarungan Tarung Derajat di berbagai mall maupun pusat kegiatan publik lainnya. Sehingga Tarung Derajat yang merupakan olahraga seni bela diri asli Aa Boxer Bandung dari Indonesia bisa semakin berkembang. Tidak kalah populer dengan seni bela diri dari berbagai negara lain. Seperti Thailand dengan Muay Thai, Korea dengan Taekwondo, Jepang dengan Aikido, Filipina dengan Kombatan, maupun Brasil dengan Jiu Jitsu," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, Tarung Derajat memiliki prinsip "Aku Ramah Bukan Berarti Takut. Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk", sebagaimana diajarkan Sang Guru Achmad Dradjat (AA Boxer). Menjadikan setiap petarung Tarung Derajat harus memiliki jiwa dan perilaku yang tidak menyombongkan diri.

"Prinsip tersebut memiliki makna mendalam. Sekaligus menunjukan bahwa selain sebagai olahraga dan seni bela diri, Tarung Derajat juga kental dengan berbagai nilai filosofi kehidupan. Bahwa menekuni olahraga dan seni bela diri Tarung Derajat bukanlah untuk ajang gagah-gagahan. Melainkan untuk menjaga kehormatan diri, bangsa, dan negara," pungkas Bamsoet.***

wwwwww