Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  Voli

9000an Anak jadi Yatim-Piatu, Anies Bikin Kartu Peduli Anak dan Remaja

9000an Anak jadi Yatim-Piatu, Anies Bikin Kartu Peduli Anak dan Remaja
Gubernur Anies Baswedan dalam suatu kesempatan. (foto: ist. via merdeka)
Minggu, 13 Februari 2022 16:17 WIB
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, kurang lebih 9.000 anak menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia pasca terinfeksi Covid-19. Data ini disampaikan melalui video YouTube yang dikutip, Minggu (13/2/2022).

"Ada lebih dari 9.000 anak yang orangtuanya meninggal karena Covid. 9.000 anak di Jakarta yatim atau yatim piatu karena Covid," kata Anies dikutip GoNEWS.co.

Merdeka melansir, Anies memutuskan akan membantu anak yatim karena Covid-19. Dia mengumpulkan jajarannya untuk mencarikan anggaran, dan akhirnya membuat program Kartu Peduli Anak dan Remaja.

Datanya, anak yatim piatu tersebut kebanyakan merupakan anak yang berasal dari keluara yang memiliki ekonomi baik. Namun Anies memastikan bahwa bantuannya tak memandang status sosial.

"Kirimkan pesan kepada setiap keluarga bahwa Pemprov DKI Jakarta melindungi setiap anak yang ditinggal oleh orangtuanya wafat karena Covid. Kita tidak pilih kasih. Status orangtuanya biarlah itu latar belakangnya," ucap Anies.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww