Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  PON

Isu Bunker Senjata, Muhammadiyah Sedati Pastikan Masjid-Masjid Mereka 'Aman'

Isu Bunker Senjata, Muhammadiyah Sedati Pastikan Masjid-Masjid Mereka Aman
Ilustrasi masjid. (gambar: ist./Solopos)
Sabtu, 19 Februari 2022 17:21 WIB
JAKARTA - Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sedati Arifin Haryanto memastikan bahwa seluruh masjid di bawah pengelolaan Muhammadiyah di sana tak memiliki bunker senjata. Demikian Ia sampaikan saat menerima kunjungan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sidoarjo.

"Semua masjid Muhammadiyah di Sedati kami pastikan aman, setiap aktifitasnya terpantau dan tidak ada bunkernya," kata Arifin dikutip GoNEWS.co dari berbagai sumber di Jakarta, Sabtu (19/2/2022).

Dengan beredarnya isu radikalisme di 15 kecamatan, khususnya bunker senjata di Sedati, Arifin mengaku harus ekstra hati-hati. Sebab, masjid Muhammadiyah terbuka untuk siapa saja yang ingin melaksanakan ibadah.

"Kalau isunya begitu kan kita jadi harus semakin hati-hati dan penjagaannya diperketat. Kalau masalah kotak amal yang dibobol sih biasa, mungkin ada yang butuh. Tapi kalau tiba-tiba ada yang menuduh masjid tempat berkembangnya radikalisme kan jadi saling curiga," ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali bicara tentang isu radikalisme dan bunker senjata di salah satu masjid di Sedati.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww