Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  SEA Games

Putus Penyebaran Covid-19, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar Dirawat di Isoter

Putus Penyebaran Covid-19, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar Dirawat di Isoter
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2/2022). (foto: Istimewa)
Sabtu, 19 Februari 2022 18:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

SURABAYA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau agar masyarakat yang terpapar Covid-19 namun tak bisa melakukan isolasi mandiri (isoman), agar melaksanakan isolasi terpusat (isoter). Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

Hal ini diungkapkan Kapolri saat meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2/2022).

"Saya imbau masyarakat yang dirumahnya untuk melaksanakan isolasi mandiri secara persyaratan kurang memenuhi, kita sarankan lebih baik dirawat di isoter," kata Sigit.

Secara khusus, Sigit meminta masyarakat yang mempunyai komorbid dan lansia walaupun bergejala ringan saat terpapar Covid-19 juga melaksanakan isolasi terpusat. Menurutnya, isoter sangat baik dari sisi pengobatan maupun pelayanan tenaga medis.

"Khususnya memiliki komorbid walaupun gejala ringan kita sarankan di isoter karena memang tenaga kesehatan, obat-obatan, perawatan dan pengawasannya jauh lebih baik. Walaupun kita tahu secara umum tingkat fatalitas maupun kematian masih rendah tapi tetap berisiko bagi masyarakat lansia komorbid dan juga vaksinasi belum lengkap," ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, angka harian Covid-19 varian Omicron saat ini sudah melampaui angka harian varian delta. Untuk itu, perlu strategi dan penanganan khusus agar angka harian Covid-19 kembali landai.

"Salah satunya dengan memotong kecenderungan terjadinya penularan salah satunya memisahkan masyarakat yang terpapar bisa dirawat dengan khusus sehingga tak ada risiko penularan," ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini juga berdialog dengan tenaga kesehatan dan masyarakat yang dirawat di isoter. Ia pun memberikan apresiasi kepada para seluruh stakeholders yang ada di isoter atas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19.

"Tadi kesannya langsung dari masyarakat yang dirawat fasilitasnya bagus, obat-obatan lengkap dan pelayanan tenaga kesehatan baik. Ada juga kegiatan-kegiatan untuk mengisi selama berada di isoter, sehingga kemudian ini juga diharapkan bisa meningkatkan dan memotivasi serta memberikan semangat agar bisa cepat sembuh," papar Sigit.

Ia pun berharap masyarakat yang sedang dirawat di isoter cepat sembuh dan angka Covid-19 di Indonesia segara menurun.

"Mudah-mudahan kita bisa lalui varian baru ini dengan baik dan kembali kembali normal serta beraktivitas seperti biasa," tutup Sigit.***

wwwwww