Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

SoftBank Mundur, Menko Marves Luhut Pastikan Ada 2 Investor Baru Asal Timur Tengah untuk IKN

SoftBank Mundur, Menko Marves Luhut Pastikan Ada 2 Investor Baru Asal Timur Tengah untuk IKN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)
Rabu, 16 Maret 2022 16:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kabar mundurnya SoftBank Group sebagai investor dari pembangunan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara cukup mengejutkan publik. Bahkan, dugaan pembatalan pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim pun timbul.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan komentar. Ia mengaku sudah ada investor lain terkait pembangunan IKN Nusantara di Kaltim.

Tak hanya itu, katanya, Pemerintah sudah mengetahui SoftBank Group bakal mundur dari investor proyek IKN Nusantara. Mereka mundur karena permasalahan internal yang membuat tidak memiliki dana untuk investasi di IKN.

"SoftBank dari awal sudah mundur, sejak sahamnya drop. Jadi dia tidak ada (dana), ya sudah off," ungkapnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu (16/3/2022).

Pria kelahiran 28 September 1947 itu memastikan, Abu Dhabi dan Arab Saudi akan berinvestasi untuk pembangunan IKN Nusantara. Katanya, dua negara di kawasan Timur Tengah itu sudah berkomitmen investasi senilai 20 miliar dolar AS.

Politisi Partai Golkar itu juga membeberkan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun gedung-gedung selain pemerintahan. "Sisanya, tidak masalah yang gedung-gedung pemerintahan dibayar APBN," pungkasnya.***

wwwwww