Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Utamakan Proses Pembibitan Atlet, Menpora Amali Ingin Sentra Olahraga Sinergi dengan Perguruan Tinggi

Utamakan Proses Pembibitan Atlet, Menpora Amali Ingin Sentra Olahraga Sinergi dengan Perguruan Tinggi
Menpora Amali (Foto: Kemenpora)
Rabu, 16 Maret 2022 21:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Pentingnya proses pembinaan atlet menjadi konsentrasi utama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) No 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Oleh karenanya Menpora Amali sangat mendukung kegiatan Lokakarya Pembibitan Olahraga dan Rakernas BAPOPSI Tahun 2022 yang diselenggarakan di Hotel Shangrila, Surabaya, Selasa (15/3/2022) malam.

Pada sambutanya, Menpora Amali menyampaikan bahwa, proses pembinaan atlet sangat penting sebagai penunjang pelaksanaan DBON. Sentra olahraga yang ada di daerah menjadi modal utama dalam melakukan proses pembibitan atlet.

"Kita sekarang sudah memiliki Perpres No 86 Tahun tentang DBON. Untuk acara lokakarya ini lebih pada olahraga pelajar dan ada BAPOPSI. Karena untuk menemukan atlet bertalenta itu harus dimulai sejak pembibitan usia dini," kata Menpora Amali.

"Acara ini sebagai implementasi Perpres No 86 Tahun 2021 tentang DBON agar bisa jalan dan dilakukan di sentra-sentra daerah. Khusus Jawa Timur, sentranya akan kita pusatkan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), karena ada fakultas keolahragaan dan didukung laboratorium sport science," ujar

Menpora Amali juga berharap tahun ini bisa diaktifkan kembali olahraga pelajar yang dinilai memiliki potensi untuk melahirkan bibit baru untuk atlet nasional. "Karena pandemi beberapa tahun ini kegiatan pelajar memang terhenti . Oleh karenanya saya harap dari acara ini bisa kembali melanjutkan olahraga pelajar sebagai pembinaan atlet kita.Semua sentra yang ada di provinsi harus sesuai dan sinergi dengan perguruan tinggi," harapnya. ***

wwwwww