Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Masih Jadi Mitra Ekonomi Utama, Menko Airlangga: Indonesia dan Singapura Eratkan Kerjasama Bidang Pariwisata dan Transisi Energi

Masih Jadi Mitra Ekonomi Utama, Menko Airlangga: Indonesia dan Singapura Eratkan Kerjasama Bidang Pariwisata dan Transisi Energi
Rabu, 16 Maret 2022 21:04 WIB
JAKARTA – Hingga saat ini, Singapura masih menjadi negara mitra ekonomi utama Indonesia di bidang investasi dan perdagangan. Total Foreign Direct Investment (FDI) yang berasal dari Singapura pada tahun 2021 mencapai US$9,3 miliar dan tersebar tidak kurang pada 16.760 proyek.

Sementara itu, volume perdagangan bilateral antara dua negara mencapai US$27 miliar. Hal ini memperlihatkan eratnya hubungan kedua negara.

GoNews.co

Dalam rangka untuk semakin memperkuat hubungan bilateral pada bidang perekonomian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Tan See Leng.

Pembahasan dilakukan terkait dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi, kerja sama dalam sektor energi baru terbarukan, serta penerapan travel bubble dan Vaccinated Travel Lane Singapura – Indonesia.

GoNews.co

Isu perkembangan dunia, terutama dampak dari perang Rusia dan Ukraina juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Sebagai upaya untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata Indonesia dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, Indonesia telah meresmikan travel bubble antara Batam, Bintan dan Singapura pada pertemuan Leaders’ Retreat di Bintan tanggal 25 Januari 2022.

GoNews.co

Menanggapi skema travel bubble tersebut, pemerintah Singapura telah meresmikan Vaccinated Travel Lanes (VTL) by Sea untuk mengakodomasi kunjungan bebas karantina menggunakan transportasi jalur laut menuju Batam dan Bintan.

“Pada 23 Februari 2022 telah dilakukan perjalanan pertama wisatawan dari Singapura menuju Nongsa Batam dengan mekanisme Travel Bubble. Lebih lanjut, pada 25 Februari 2022, sudah ada wisatawan yang melanjutkan perjalanan ke Lagoi Bintan,” ungkap Menko Airlangga.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Singapura dapat lebih mempromosikan skema travel bubble tersebut. Sejak pelayaran perdana bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) menggunakan skema travel bubble dan VTL by Sea pada tanggal 23 Februari 2022 menuju Batam dan tanggal 25 Februari 2022 menuju Bintan, terdapat lebih dari 200 PPLN menuju Batam dan 500 PPLN menuju Bintan yang telah berkunjung atau melakukan pendaftaran.

Namun demikian, Pemerintah Singapura masih menetapkan kuota per minggu sebanyak 350 orang dari Batam dan 350 orang dari Bintan menuju Singapura.

Sementara itu, terkait dengan skema bebas karantina VTL by Air menggunakan pesawat udara yang sudah dibuka oleh Singapura menuju Jakarta dan Bali, Menko Airlangga menyampaikan rencana untuk VTL dapat diperluas menuju Kota Makassar dan Medan.

Di Batam sendiri dilaporkan terdapat lebih dari 200 wisatawan yang datang dan terdaftar dari Singapura pada periode 23 Februari hingga 6 Maret 2022.

Sementara itu, di Bintan setidaknya ada 500 wisatawan yang datang dan terdaftar dari Singapura pada 25 Februari hingga 14 Maret 2022.

“Implementasi Travel Bubble atau VTL by Sea yang resiprokal di Lagoi Bintan, Nongsa Batam, dan Singapura akan menimbulkan efek positif dalam memulihkan perekonomian, khususnya di sektor pariwisata,” tutur Menko Airlangga.

Dalam pembahasan kerja sama di bidang energi baru terbarukan, Menteri Tan menyampaikan ketertarikan Singapura untuk kerja sama carbon neutrality dengan Indonesia dan pandangan bahwa Singapura memerlukan sebanyak dua atau tiga jalur transmisi kabel listrik bawah laut dalam rangka impor listrik dari Indonesia.

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa terdapat dua komponen dalam ekspor listrik, yaitu harga listrik dan kredit karbon kemudian mengatakan akan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan PLN mengenai sistem transmisi listrik tersebut.

Selebihnya dilakukan pembahasan mengenai rencana investasi data center di Nongsa Digital Park dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan.

Turut hadir dalam pertemuan ini mendampingi Menko Airlangga yaitu Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo dan Asisten Deputi Kerja Sama Regional dan Subregional Netty Muharni. Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Singapura didampingi oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww