Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Nasional

Erick Thohir: Tak Melek Teknologi, Sulit Dapat Pekerjaan

Erick Thohir: Tak Melek Teknologi, Sulit Dapat Pekerjaan
Menteri BUMN Erick Thohir dalam suatu kesempatan jumpa pers. (foto: dok. ist./kementerian bumn)
Minggu, 20 Maret 2022 17:53 WIB
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam Acara Multaqo VII OIAA, kemarin, mendorong agar dunia pendidikan mempersiapkan lulusan yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Pasalnya, akan ada jenis pekerjaan yang hilang dan ada jenis pekerjaan yang tumbuh.

"Enggak ada artinya mendidik tapi enggak menyambung dengan pembukaan lapangan kerja yang enggak ada lagi ke depannya," kata Erick dikutip dari kumparan.com di Jakarta, Minggu (20/3/2022).

Erick mengatakan, untuk memastikan bahwa universitas bersama mahasiswa punya roadmap mana pekerjaan yang tumbuh mana yang hilang, dirinya akan menyuplai data; "Mana pekerjaan yang tumbuh mana pekerjaan yang hilang.".

Era digitalisasi, kata Erick, membuka banyak jenis pekerjaan. Di masa depan, generasi muda yang tidak melek digital akan sulit mendapat pekerjaan.

"Di era ekonomi digital yang akan dihilirisasi, Indonesia perlu 17 juta lapangan kerja baru untuk mahasiswa yang melek teknologi. Kalau enggak melek teknologi, ke depan akan sulit dapat pekerjaan," kata Erick.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww